inspirasi dan seni

Sejam bisa sampai 3-4 kali..!! 18+ klik gambar bawah

Sejam bisa sampai 3-4 kali..!! 18+ klik gambar bawah
cara mudah orgasme

Minggu, 02 Desember 2018

212, Tanggal 2 Bulan 12

Sekian ribu massa dimobilisasi untuk berdemo. Dikumpulkan dan diprovokasi untuk menghakimi seseorang yang dianggap bersalah atas penghinaan terhadap agama.

Seorang difitnah, dipojokan, oleh orang Yahudi agar dihukum. Pengadilan Roma yang harusnya bersikap adil tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.
Pontius Pilatus, si Hakim, tahu bahwa Yesus tidak bersalah. Tapi karena desakan massa dan takut posisinya tergeser, memutusnya bersalah dan menghukum mati Yesus.

Umat Kristen (yang sering salah disebut dengan Nasrani) madzab mayor selalu memperingati hari Paska setiap tahun sebagai peristiwa dikriminalisasinya Yesus, diadili, dihukum mati, dan kemudian bangkit dari mati.
Salib yang saat itu merupakan alat pencabut nyawa Yesus kini menjadi lambang Kristen. Saya sempat berspekulasi, seandainya waktu itu Yesus dihukum mati dengan penggal kepala, tali gantungan, atau alat lain, mungkin lambang Kristen bukan salib.

Hari tersebut seharusnya merupakan hari yang menyedihkan dan mengerikan. Karena pada hari tersebut terjadi ketidakadilan, seorang anak manusia diseret dan dibantai secara bengis sebagai korban politik dan nafsu kekuasaan atas nama agama.

Hari tesebut seharusnya menjadi hari menyakitkan untuk diperingati. Karena pada hari tersebut mempertontonkan bahwa pengadilan dapat kalah oleh desakan massa liar yang terprovokasi oleh kaum oportunis.

Tetapi nyatanya hari tersebut selalu diperingati setiap tahun oleh para pengikut Yesus, bukan oleh orang Yahudi, sebagai hari kemenangan.

Menang karena Yesus menyerahkan dirinya secara total pada keputusan pengadilan dan memilih menjalani hukumannya.

Menang karena Yesus telah mengalahkan egonya demi kepentingan yang lebih besar yang kemudian menjadi dasar iman kristiani.

Menang karena Yesus secara jantan menghadapi penghakiman dengan berani tanpa ada kata mundur apalagi kabur.

Menang karena Yesus rela mengorbankan dirinya agar orang-orang yang dicintainya selamat.
Yesus memilih untuk berbesar hati tanpa melakukan agitasi, provokasi kepada para pengikutnya.

Bahkan setelah difitnah dan dihukum mati, menurut iman Kristen, Yesus hidup kembali setelah 3 hari. Hingga hari ini setelah 2000 tahun, ajaran dan pengikut Yesus tetap ada.

Kebenaran akan menemukan jalannya.
Sesuatu yang benar tidak akan bisa dihancurkan oleh manusia.

Salam anget
Share:

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah mampir.
Silakan meninggalkan komentar dan SHARE ke media sosial Anda.

Adsense Indonesia

Blog Archive