inspirasi dan seni

Sejam bisa sampai 3-4 kali..!!

Sejam bisa sampai 3-4 kali..!!
cara mudah orgasme

Sabtu, 04 Agustus 2018

Inilah Sebabnya Indonesia Akan Selalu Punya Hutang

Siapapun presidennya, Indonesia pasti akan terus berhutang. Bila ada janji kampanye akan melunasi hutang atau tidak akan berhutang lagi, dijamin janji tersebut akan diingkari. Utang merupakan bagian dari sistem. Jumlah peredaran rupiah dikontrol melalui berapa banyak emas yang digadaikan negara sebagai kolateral.

Jadi setiap rupiah yang Anda pegang itu mengandung sistem hutang. Rupiah adalah hutang. Semua mata uang sebenarnya adalah surat hutang yg berbunga. Mata uang adalah "riba".

Mau hidup tanpa riba? Singkirkan rupiah dari kehidupan Anda lalu gantilah dengan emas menggunakan sistem barter.

Ilustrasi kasus 
Anggaplah demikian, ada sejumlah uang sebesar Rp. 50.000.000,-  yang beredar. Jumlah penduduk 50 orang. Masing-masing orang bergaji Rp. 1.000.000,-/ bulan. Jadi jumlah uang yang tersedia cukup untuk membayar gaji 50 orang tersebut.

Setahun kemudian jumlah orang bertambah karena beranak pinak menjadi 60 orang. Ada pertambahan tenaga kerja 10 orang. Bagaimana mengatur agar masing-masing penduduk bergaji tetap Rp. 1.000.000,- sedangkan uang yang beredar hanya Rp. 50.000.000,-?
Bagaimana menutupi kekurangan uang sebesar Rp. 10.000.000,-?

Setidaknya ada 2 pilihan :
1. 50 orang tersebut diturunkan gajinya sehingga 10 orang tenaga tambahan mendapat bagian yang sama. Jumlah gaji akan turun menjadi  Rp. 833.000,-
2. Menciptakan uang Rp.10.000.000,- lagi agar setiap orang bergaji Rp. 1.000.000,-/bulan.

Pilihan pertama memiliki masalah psikologis, karena tidak ada satu orang pun yang mau diturunkan gajinya dengan porsi kerja yang sama.

Pilihan kedua memiliki masalah terjadi penambahan uang yang beredar di masyarakat sehingga menimbulkan inflasi. Harga barang semakin mahal akibat bertambahnya jumlah uang yang beredar.

Banyak negara berkembang mengambil pilihan kedua. Pilihan pertama tidak pernah dilakukan bahkan bagi negara maju, kecuali negara komunis, karena memiliki masalah psikologis yang berantai. Bila jumlah penduduk tidak bertambah, maka gaji pun akan tetap stabil sepanjang tahun.

Uang Rp. 10.000.000,- tadi didapatkan dengan cara berhutang pada  Bank Pencetak uang, dengan bunga tertentu, misal 8 persen pertahun. Bila negara mendapatkan uang kontan dengan cara ini untuk  membiayai pembangunan, pasti enak sekali, tinggal berhutang terus. Lalu bagaimana bila terjadi inflasi akibat terlalu banyak hutang?

Oleh Bank Pencetak Uang, uang yang beredar ditarik lagi ke bank. Prosesnya dengan membujuk masyarakat agar menyimpan uang di bank dengan iming-iming suku bunga tinggi.
Karena tertarik bunga yang besar, masyarakat pun berlomba-lomba menyimpan uangnya di bank. Ini mengakibatkan uang yang beredar di pasaran berkurang.

Video berikut ini akan memberikan penjelasan yang sederhana dan menarik tentang asal usul uang, serta bagaimana masyarakat dan negara terlibat hutang.

 Bila video tidak muncul, bisa klik link ini


Share:

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah mampir.
Silakan meninggalkan komentar dan SHARE ke media sosial Anda.

Adsense Indonesia

Blog Archive