inspirasi dan seni

Sejam bisa sampai 3-4 kali..!! 18+ klik gambar bawah

Sejam bisa sampai 3-4 kali..!! 18+ klik gambar bawah
cara mudah orgasme

Minggu, 08 Juli 2018

Inilah Cara Memilih Dukun Yang Bagus


Beberapa orang dalam hidupnya setidaknya pernah sekali berurusan dengan praktisi spiritual.
Entah hanya iseng untuk urusan sepele mendatangi Fortune Teller menanyakan jodoh atau gebetannya.
Sampai ke hal yang berat semacam menghilangkan guna-guna yang menjangkiti dirinya bertahun-tahun.

Praktisi spiritual saya definisikan sebagai orang yang melakukan tindakan berhubungan dengan spirit, roh, jiwa, energi metafisika, siapa saja dan apa saja.
Pelakunya punya banyak sinonim.
Orang bisa menyebutnya dengan tukang tenung, tukang ramal, magician, tukang nujum, dukun, paranormal, cenayang, indigo, dll.
Saya sendiri berdasarkan proses pembentukan kata, lebih suka menyebutnya sebagai Spiritualis.

Masalah yang biasa terjadi ketika berurusan dengan spiritualis adalah :
- tidak berhasil/tidak tepat
- fee atau mahar.

Tidak berhasil/tidak tepat.
Tahukah Anda bahwa tingkat keberhasilan spiritualis dalam menjalankan tugasnya tidak hanya berdasarkan pada tinggi rendah ilmunya saja,
tapi juga ada faktor sinkronisasi antara Anda dengannya.
Umumnya orang menyebutnya "cocok cocokan".
Setinggi-tingginya ilmu spiritualis kalau Anda dan dia tidak sinkron secara energi,
maka hasilnya tidak akan maksimal.
Sebaliknya seorang spiritualis yang baru belajar bisa mempunyai tingkat keberhasilan tinggi bila ia secara energi sinkron dengan kliennya.
Soal sinkronisasi energi ini suatu saat akan saya bahas kemudian.
Untuk menentukan spiritualis yang cocok atau tidak, Anda bisa mengandalkan referensi dari kenalan atau bisa juga mencobanya sendiri.
Kalau cocok, bisa jadi langganan.
Kalau tidak, ya berarti cukup sekali saja Anda memakai jasanya.

Fee atau mahar.
Beberapa type spiritualis dalam menentukan fee atau mahar :
1. Serelanya
Spritualis tersebut tidak menentukan besaran tarifnya karena alasanya pelayanan atau karena kegiatan tersebut bukan mata pencariannya.
Tapi berhati-hatilah dengan spiritualis yang sepertinya tidak menentukan tarif namun kemudian justru ia meminta uang kecil-kecil untuk ini itu yang akhirnya malah menjadi berbiaya besar.
Yang macam ini kalau boleh saya sarankan sebaiknya Anda hindari untuk mencegah uang Anda keluar tidak terkontrol.

2. Menentukan tarif di awal.
Sebelum menggunakan jasanya, Anda akan disodorkan tarif yang perlu disepakati.
Mahal atau murah, itu relatif.
Bila Anda tidak setuju dengan tarifnya,
saran saya tinggalkan spiritualis ini dan tidak perlu menawar atau bahkan minta tolong gratis.
Spiritualis type ini menganggap jasanya sebagai pekerjaan.
Sama seperti pengacara, akuntan, dokter, koki, dll.
Tolong hargailah profesinya. Mereka juga memiliki kebutuhan hidup yang perlu dibayar atau dibeli seperti halnya dengan Anda.
Anda tentu tidak mau bekerja di perusahaan tanpa digaji,
atau digunakan jasa profesi Anda oleh orang tanpa dibayar.

Dari semua klien yang saya tangani, ada yang berhasil dan ada yang tidak.
Saya sendiri bukan orang hebat dan sempurna, masih perlu banyak belajar.
Untuk soal fee, saya menerapkan kombinasi antara serelanya dan bertarif.
Bila ada yang ingin menggunakan jasa saya, ada besaran tarif yang saya tetapkan.
Tidak ada tawar menawar untuk itu.
Tetapi sebagai bagian dari pelayanan,
saya persilakan orang yang butuh jasa saya untuk datang ke rumah dengan bayaran seikhlasnya.
Kalau tidak bisa bayar pun tidak akan saya tagih, malahan saya suguhi minum.
Ini cara saya untuk membantu klien yang mempunyai masalah soal membayar fee.

Anda perlu berurusan dengan spiritualis?
Pertimbangkanlah baik-baik dan carilah referensi sebanyaknya.
Ingatlah bahwa tujuan Anda adalah untuk dibantu diselesaikan masalahnya dan bukannya malah untuk menambah masalah.

Salam anget

Share:

0 comments:

Posting Komentar

Terima kasih telah mampir.
Silakan meninggalkan komentar dan SHARE ke media sosial Anda.

Adsense Indonesia

Blog Archive