Sabtu, 22 April 2017

11 Alasan Mengapa Anda TIdak Pakai Bra (Beha/Kutang)


Entah kenapa, manusia yang lahir setelah ditemukannya kutang kerap memandang penuh udang di balik batu terhadap Wanita Tuna Kutang, atau perempuan yang tidak mengenakan beha. Terutama jika putting susu tampak sedikit menjiplak pada baju. Padahal, apa yang tidak normal dengan itu? Lelaki punya pentil juga meski tak punya susu. Kerap, ibu-ibu dan masyarakat tak membiarkan gadis-gadis keluar rumah tanpa sepasang cungkup payudara itu, sebab mereka menganggap gadis-gadis yang suka keluyuran tanpa kutang sebagai kurang baik-baik. Padahal ada banyak penjelasan mengapa manusia tak harus pakai beha.

Inilah sebelas diantaranya :          

1.       Laki-laki

Jika Anda lelaki tentu saja Anda tak perlu-dan, hamper tak akan-mengenakan kutang. Tak ada orang yang senang memakai ransel terbalik jika tak perlu.



2.     Sekolah Putri Tarakanita- yang muridnya perempuan semua, rok seragamnya cukup tinggi, dan dikenal lebih bagak ketimbang anak-anak perempuan sekolah lain- saya mendengar gossip bahwa cewek-cewek Tar-Q itu “berani”. Mereka ke sekolah pakai rok mini, membawa botol minum, dan tidak pakai beha. Mereka memang membawa bekal makanan dan minuman, tetapi mereka no-bra. Betapa nakalnya!

Tentu saja. Yang dimaksud adalah Taman Kanak-kanak Tarakanita. Sebab, selain lelaki, bocah-bocah juga tidak mengenakan beha. Bukankah kita semua dilahirkan tanpa beha.



3.      Gadis jujur.

Berbeda dari anggapan nakal tentang Wanita Tuna Kutang, sebagian perempuan yang memilih tak mengenakan beha sesungguhnya adalah gadis jujur. Mereka justru tidak mengenakan kutang karena mereka tidak mau berbohong mengenai ukuran payudara mereka.


                Tahukah Anda, bahwa fungsi kutang adalah dua hal yang saling bertentangan? Yaitu, untuk menutupi sekaligus menonjolkan. Bahkan tujuan yang terakhir bias berlindung di balik tujuan yang pertama. Niat nakal berpura-pura tidak ada di balik niat santun-sederhana.


                Sebagian model bra menawarkan penampilan payudara secara ideal. Ada push up bra yang menggunakan kawat dan cungkup yang kuat agar kantung kelenjar susu yang lemas bias membusung diri. Payudara yang menggantung ke bawah pun bisa tampak membuncah ke atas. Ada pula beha yang bisa membuat dada tampak dua nomor lebih montok. Caranya dengan menambah berbagai sumpal. Sekadar busa yang kaku sampai sumpal kantong silicon yang menyesuaikan diri dengan suhu tubuh. Silicon hangat ini begitu lembut dan lentur sehingga, jika perempuan berbeha demikian menempelkan dadanya pada lelaki pada saat berdansa, atau saat naik ojek yang pengemudinya suka mengerem mendadak, dijamin yang terkena tempelen maut itu merasakan kelembutan susu alami. Bukan susu kaleng.


                Nah, dengan tersedianya begitu banyak teknologi tipu daya, perempuan yang memilih tidak memakai beha sesungguhnya adalah perempuan yang jujur.


Bersambung ke halaman berikut ini







0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah sudi mampir ke blog saya.
Silakan meninggalkan komentar Anda di bawah ini.

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More