Porno dan Bugil 18+ Jangan diklik..!!

Kamis, 26 Mei 2016

Saya Kasih Anda Uang 100 jt. Mau???

Pagi ini saya berdebat dengan teman saya, Si B,
soal mengapa dia tidak pernah lagi pulang ke rumah keluarganya,
dan berakibat terjadi masalah yang...tentu saja terlalu panjang untuk saya jelaskan di sini.
Alasannya tidak pernah pulang adalah,
sibuk, dia harus cari tambahan pendapatan untuk keluarga intinya, tidak ada waktu, harus membagi waktu dengan keluarga besar istrinya, bla bla bla...

Satu kata dari saya :
"Bullshit..!"

Kawan sekolah saya, Si C, paling susah bila diajak berkumpul untuk reuni kecil dengan teman-teman lain yang kebetulan tinggal di Jakarta dan pinggirannya.
Alasannya jauh, tidak ada waktu, jadwal padat.
Padahal kalau mau hitung-hitungan jarak, rumah saya justru yang paling jauh di pinggiran Jakarta yang terpinggirkan.

Satu kata dari saya :
"Bullshit...!"

Bila kata "bullshit" itu saya lemparkan ke mereka-mereka, ke Anda atau bahkan ke saya sendiri, yang "sibuk",
pasti akan ada segudang pembelaan dan kisah cerita betapa benar-benar sibuknya mereka dan saya,
betapa tidak punya waktunya kami,
betapa tidak terimanya kita dituduh bullshit.

Lalu seandainya begini,
saya ajak ketemu Anda-anda yang super sibuk, penting,
karena ada titipan uang 100 juta cash yang harus diterima,
yakin masih sibuk?
yakin masih tidak ada waktu?
Anda pasti akan make the time untuk ketemu karena Anda melihat nilai dari waktu yang akan dikorbankan.
Benar?

Soo...."tidak punya waktu" adalah alasan bullshit.
Beralasan sibuk atau tidak punya waktu adalah kamuflase dari kalimat,
"Saya malas ketemu kamu."
"Saya tidak mau berkorban untuk pulang ke rumah."
"Kamu tidak penting."
"Value bertemu kamu tidak sepadan dengan cost yang saya keluarkan."
Bla bla bla bla.....

Jadi tidak usah berkecil hati ketika orang yang Anda ajak ketemu bilang tidak punya waktu.
Itu karena mereka tidak tahu NILAI yang akan dia dapat atas waktu yang akan dia korbankan.
End of story. The rest is bullshit.


Salam anget
**
terinspirasi dari Mbak Wiwik Widhiyanti, seseorang yang mensupport saya untuk jadi kaya.


0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah sudi mampir ke blog saya.
Silakan meninggalkan komentar Anda di bawah ini.

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More