Rabu, 15 April 2015

Siapakah Sebenarnya Ibu Anda?

Mama....
mungkin saat kecil, Anda merasakan dia begitu berarti.
Sang pelindung dan tempat Anda meletakan kepala untuk dipeluk.

Dan ternyata keadaan terasa berbeda, mungkin,
saat Anda dewasa,
matang, mapan, memiliki kehidupan sendiri.
Mama menjadi pengganggu kesenangan Anda.
Mama menjadi penghalang kehidupan pribadi Anda.
Mama menjadi seorang yang memalukan untuk ditampilkan di depan rekan-rekan Anda karena "kelakuan"nya tidak sesuai dengan harapan Anda.
Mama juga memalukan karena begitu "bodohnya" dia yang tidak seupdate Anda soal tehnologi masa kini.
Iya itulah mama.
Seseorang yang tidak Anda "butuhkan".


Siapa yang tahu bahwa mama meneteskan air mata diam-diam saat Anda membentaknya karena berbeda pandangan?
Siapa yang tahu bahwa hanya dialah yang mencintai Anda saat ini dengan tulus tanpa minta timbal balik?
Siapa yang tahu bahwa dia begitu merasa tak berdaya karena sudah tidak bisa lagi menafkahi Anda?
Ketika Anda merasa kehadirannya begitu mengganggu,
Anda telah mengusir mama.
Dia "pergi" perlahan meninggalkan Anda sambil terus menengok kebelakang
dan beraharap Anda tetap baik-baik saja tanpanya.

Ketika Anda merasa malu dengan sikapnya yang old fashioned dan konservatif,
semakin membuatnya merasa terusir.
Dia diam, mundur perlahan, pergi dengan terus memperhatikan Anda.

Tapi saat Anda dalam masalah,
saat Anda dalam kesakitan,
saat Anda berteriak memanggilnya,
dia berlari begitu cepat menghampiri dan memeluk.
Dialah yang pertama menangkap saat Anda jatuh.

Seberapa pun buruknya sikap Anda padanya,
mama tak pernah pergi jauh.
Dia ada untuk Anda.
Mama....
I love you.
(LBP)

Salam anget

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah sudi mampir ke blog saya.
Silakan meninggalkan komentar Anda di bawah ini.

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More