Jumat, 07 Maret 2014

Manajemen Tubuh

Saya dulu termasuk kikuk. Kalau berjalan, pasti ada barang yang tertendang.
Kalau makan, biasanya sendok atau garpu kesenggol jatuh.
Pernah suatu kali saat acara jamuan dengan beberapa tamu,
tidak sengaja saya menyenggol sendok nasi.
Akibatnya beberapa butir nasi berhamburan ke muka klien saya.
Sungguh memalukan. Meskipun klien saya tidak marah, tapi saya sungguh malu.

Kebiasaan buruk ini hilang setelah saya menerapkan manajemen tubuh.
Artinya saya berusaha selalu berkonsentrasi atas apa pun tindakan saya dan fokus dengan segala sesuatu di sekeliling.
Misalnya saat saya bangkit dari duduk. Sebelum bangkit saya sudah memperhatikan segala sesuatu secara detail.
Apakah di dekat kaki saya ada benda pecah belah yang tidak boleh disenggol.
Apakah ada pegangan bila tubuh saya limbung saat berdiri.
Apakah ada tempat untuk tumpuan kaki saya selanjutnya.
Lalu apakah saat berdiri kepala saya tidak terbentur sesuatu.
Dan segala tetek bengek detailnya.

Awalnya ini terasa ribet dan menyusahkan. Lelah kalau harus selalu konsen dan fokus dengan hal-hal remeh di sekitar kita.
Tapi hasilnya luar biasa.
Semua konsentrasi dan fokus itu sudah tidak melelahkan lagi karena saya sudah terbiasa dan otomatis terlaksana pada alam bawah sadar saya.
Kikuk saya hilang.
Bonusnya, saya terhindar dari banyak "kecelakaan" dan makin mantab dalam bergerak.
Saya terhindar dari konflik yang mungkin terjadi karena salah dalam memilih kata.
Tidak ada baju atau celana saya yang bolong kena bara api rokok, karena saya selalu memperhatikan setiap titik abu dari rokok saya.
Saya ingat semua barang yang tergeletak dalam sekali pandang sehingga bila ada yang bergerak/hilang, saya pasti tahu.
Dan banyak manfaat lainnya.

Latihan memperhatikan sekeliling dan manajemen tubuh itu melelahkan.
Tapi saya yakin Anda akan menyukainya dan mendapatkan banyak manfaat.
Sebelum Anda mengontrol dan memperhatikan orang lain,
maka kontrolah tubuh Anda lebih dulu termasuk setiap kata yang terucap dan
perhatikanlah sekeliling Anda.
(LBP)

Salam anget

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah sudi mampir ke blog saya.
Silakan meninggalkan komentar Anda di bawah ini.

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More