Tarot versi Gilded

maka blog ini diberi judul tarot & art. The Gilded Tarot is a digitally drawn and visually sumptous Rider-Waite style tarot from the talented Ciro Marchetti. The 78 card deck is available from Llewellyn as well as in a handmade edition.

Rider-Waite Tarot

The Rider-Waite Tarot is a classic Tarot deck, perhaps the most well-known in the Western world. It is often called the first modern Tarot deck, as the cards drawn by Pamela Colman-Smith and commissioned by Waite were the first to use detailed pictures on the minor arcana cards

A Night Watch

Rembrandt van Rijn

Seni Meracik minuman keras

Para Bartender wanita sedang beradu keahlian meramu koktail

Di Lorong Ku Menatap

Yang ini jelas foto profil saya to

Rabu, 12 November 2014

Selalu Ada Alasan Untuk Setiap Tindakan

Selalu ada alasan atau sebab orang memilih sesuatu.
Bahkan Anda pun heran dengan pilihannya.
Ketika pengalaman buruk menimpa Anda, bisa jadi itu adalah salah satu alasan yang menjadi pilihan orang lain.

Saat bertengkar hebat dengan pasangan Anda lalu akhirnya bercerai,
mungkin ini alasan mengapa ada orang yang memilih untuk tidak/belum menikah.


Saat Anda setia dan cinta dengan pasangan tapi tidak mendapat balasan yang sama,
mungkin ini alasan mengapa ada orang yang selalu selingkuh dari pasangannya.

Sebaliknya, saat Anda merasa kesepian tanpa pasangan lalu melihat satu pasangan yang harmonis,
bisa jadi itulah alasan orang tersebut untuk memilih menikah.

Atau mungkin heran terhadap seseorang yang tetap tulus mencintai Anda, padahal anda sudah memperlakukannya begitu buruk dengan banyak perselingkuhan.
Bisa jadi karena Anda tidak pernah setia sehingga tidak menyadari betapa indahnya nilai dari kesetiaan.

Hargailah pilihan orang lain,
karena yang indah menurut Anda belum tentu indah buat orang lain,
dan sesuatu yang membahagiakannya bisa jadi belum pernah Anda coba untuk pilih.
(LBP)

Salam anget

Ketakutan Terhadap Suatu Rahasia

Manusia selalu takut dengan apa yang tidak diketahuinya,
tidak dimengertinya,
dan dirahasiakan darinya.

Efek awal dari ketakutan itu adalah munculnya pikiran-pikiran negatif.
Sedangkan efek terburuknya adalah munculnya penolakan terhadap sesuatu atau seseorang yang tidak dipahaminya.


Hanya ini caranya untuk mencegah itu :
beri tahu,
beri pengertian,
dan jangan rahasiakan sesuatu darinya.
(LBP)

Salam anget

Rabu, 22 Oktober 2014

Nge Charge Hubungan

Suatu hubungan yang baru biasanya terasa indah, hot, dan menggairahkan.
Lalu kemudian berangsur-angsur, biasanya, mulai tidak sehangat di awal.
Katanya ini karena jenuh,
mulai mengenal keburukan pasangan,
sibuk dengan rutinitas sehari-hari,
dan banyak alasan lain yang sangat mudah dicari-cari.


Padahal masalah sebenarnya adalah ada satu pihak, atau malah keduanya,
yang tidak mau mempertahankan keromantisan seperti pada saat hubungan tersebut masih baru.


"Setrum listrik" ketika tangan bersentuhan, sudah tidak terasa lagi.
Getaran hati saat mata saling bertatap, tergantikan oleh kekosongan.


Tidak ada jalan lain untuk mengobati hp yang lowbat, dicharge.
Maka hubungan pun harus demikian.
Charge ulang agar setrum makin kuat.
Buatlah hubungan seperti saat pertama kali jatuh cinta.
Make a quality time.
Give her/him romance words.


Selalu berpikirlah bahwa Anda baru jatuh cinta dengan seorang yang menarik pada pandangan pertama.

Yang terpenting adalah, jangan biarkan rasa "the first time" itu hilang karena waktu dan egoisme Anda.
(LBP)


Salam anget

Pembiaran Terhadap Selingkuh

Kadang ada satu kebiasaan pasangan,
membiarkan suatu masalah terjadi begitu saja,
excuse terhadap kebiasaan buruk yg dilakukan pasangannya.
"Gapapa dia selingkuh, asal pulangnya ke rumah...."
"Gapapa dia begitu, asal tetep cinta aku...."

Dan akibatnya, itu jadi BAD HABIT.
Suatu saat akan meledak, dan menjadi masalah lebih besar lagi.

Selesaikan sekarang,
komunikasikan segera.
Jangan ditunda apalagi dibiarkan.
Jangan membuatnya jadi api dalam sekam yang akan meledak dan membakar hubungan Anda.
(LBP)

Salam anget
*selalu ada "apa-apa" dibalik "gapapa"....

Jumat, 17 Oktober 2014

Siaran langsung pernikahan Raffi Ahmad?

Yang suka menontonnya, biasanya ibu-ibu rumah tangga,
sebagai pengisi waktu di rumah, sekalian jadi bahan untuk bergosip.
Juga para wanita single sebagai pemuas mimpinya untuk segera menikah (dan semoga dengan pangeran kaya nan tampan).

Yang tidak suka,
alasanya karena tayangan tersebut tidak mendidik, tidak berguna, meracuni pikiran para penonton tv,
dan bla...bla...bla.
Padahal kalau boleh jujur, mereka sebenarnya iri karena pernikahannya tidak semegah dan semewah Raffi Ahmad.
Plus yang mendokumentasikan jangankan stasiun tv,
paling banter hanya tukang video keliling.

Jadi ini bukan soal Raffi Ahmad atau pun siaran langsung acara perkawinannya yang menurut Anda tidak bermutu.
Tapi soal bagaimana perspektif egosentris Anda dalam memandang sesuatu yang menurut Anda hiperbola.

Subyektivitas yang bermain.
Kalau tidak suka, ya tidak suka.
Alasan sih bisa dicari.

Belajar menerima kelebihan orang lain, dan menyadari kekurangan diri sendiri.
Sesuatu yg lebih dan hebat pada orang lain boleh membuat Anda iri tapi bukan untuk sirik berantipati.

Tonton dan nikmati sebagai hiburan bila mau.
Kalau tidak suka, cukup ganti chanel atau matikan tv, tanpa perlu memendam luka batin karena melihat "kelebihannya" di atas "kekurangan" Anda.
(LBP)

Salam anget

Rabu, 17 September 2014

Pria selingkuh dan Wanita Simpanan

Kalau ada pria yang sudah punya pasangan dan mencoba merayu Anda,
jangan GR dulu,
karena buat dia, itu cuma kesenangan semata.


Kalau pada akhirnya kesenangan itu menjadi lebih serius, jangan berbahagia dulu,
karena Anda hanya menjadi yang kedua buatnya.


Kalau dia berkata bahwa dia lebih sayang pada Anda daripada pasangannya,
jangan berbunga-bunga dulu,
karena Anda hanyalah wanita simpanan.


Kalau pada akhirnya dia lebih memilih Anda daripada pasangannya, jangan bangga dulu, karena Anda tidak lebih dari wanita perusak hubungan orang lain.

Sebesar apa pun alasan Anda, cobalah berpikir lagi....
apakah Anda rela pasangan yang Anda sayangi direbut orang lain???



Senin, 15 September 2014

Supplier OLshop baju wanita Untuk Reseller , harga mulai dari 35.000 !!!

Anda reseller OnlineShop baju wanita ??
Lagi cari  supplier harga MURAH ???

Disini solusinya !
Bocoran pin Supplier 1st hand baju wanita.
Harga mulai dari 30.000 .

Cocok buat para Reseller,,
Trust me!

Share new model di group setiap 2hari skali, 20-40 model.


  • Ready Stock
  • Reseller Welcome
  • DropShip
  • COD
  • Keep untill 2 days
  • Fast Respon
  • MURAH !!
  • Loc. at Bekasi
Resi pengiriman transparant, selalu di share sehari setelah pengiriman.

Untuk bisa jadi Reseller kami, tidak ada syarat.
Bebass,, mau beli ecer, berapapun. (1pc juga gak masalah boo..')
Gak usah pake deposit.

Invite, and chatt kalo mau gabung ke group BB ya sistaa...
Pin bbm : 2bbe22e1
Tlpn       : 0823 100 87997  (Levie)

Be Smart Reseller guys.
ThankYou..^^


Regards,
SPS' Gallery / Levie

Example :


Rp. 89.000 ,
Gamis spandex rayon+cotton rayon, fit to L, cream, hitam



 Rp. 89.000 /pc
 Bulbery simply, korea spandek, fit to L besar



Rp. 128.000 /psg
BATIK couple,,  (katun rayon),,(MAN,pjng,72cmLD108cm)+(WOMEN,pjng137cm,LD98cm),,fit to L besar,,(cream,hitam)



Rp. 68.000 /pc
Kemeja lengan pendek bahan twiscon LDD 190cm




Rp. 48.000 /pc
Blouse Vika, Bahan Kaos fit to XL




Rp. 65.000 /pc
Dress MIZUKA ,Bahan Spandek Stretch LDD 94cm




Rp. 58.000 /pc
Kebi Dress Bahan Katun Rayon LDD



Rp. 115.000 /pc
MAXI fELCIA + HIJAB BAHAN songket LDD 100cm pjg 138cm




Rp. 47.000 /pc
Long blouse cat,, (combat) fit to XL,,(pjng72cm,LD102cm),,(hitam,abu)




 Rp. 48.000 /pc
 Batwing FAME (spandek  fit L)




Rp. 55.000 /pc
SALFIRA set muslim anak,, (spandek) ukuran anak 8-10 th,,(pjng baju102cm+pjng pashmina 110cmX43cm),,(pink,biru)




Rp. 95.000 /pc
Gamis riviera (Terusan)  spandek + Rok spandek korea + pashmina cerutti - pinggang karet - fit to L




Kamis, 04 September 2014

Katanya Cinta, Tapi Kok Lupa

Lupakan masa lalu. Mari kita bicara masa kini dan masa depan.
Hampir semua orang punya HP. Perangkat kecil jinjing yang mampu membuat orang dapat saling berhubungan di hampir setiap tempat.
Cara menggunakannya tidak rumit dan mudah dipelajari.

Kejadian kemarin membuat saya uring-uringan.
Ada seseorang yang "penting" tidak memberi kabar keberadaannya.
Dari minggu sore sampai senin pagi baru ada kabar.
Saya sangat kuatir, sampai-sampai tidak bisa tidur semalaman.
Lalu saat paginya berhasil terhubung, alasannya tidak ada kabar hanya karena hp nya low bat.

Anda mungkin sangat menikmati waktu hang out, berkumpul bersama teman,
nongkrong, dan lainnya.
Saking menikmatinya, sampai lupa bahwa ada orang yang, mungkin, mencintai dan menanti kabar Anda.
Karena ego menikmati kesenangan, orang tersebut terlupakan.
Padahal begitu mudahnya Anda mengirim sms, chat, atau hal sederhana lain untuk mengatakan,
"Ma.....aku pulang terlambat malam ini..."
"Sayang...aku makan malam dengan teman-teman kantor ya."
"Nak, ayah baru sampai Jakarta besok pagi."
"Maaf bos, mungkin terlambat, macet sekali jalanan."

Tehnologi bernama HP dibuat untuk "memuaskan" kebutuhan komunikasi Anda, maka bantulah untuk "memuaskan" orang yang menanti/mencintai Anda,
dengan sedikit meluangkan waktu memberi pesan.

Jangan berkata Anda cinta dia,
Anda butuh dia,
Anda bergantung dia,
bila untuk mengingatnya dan memperhatikannya pun tak mau.

Berhentilah sejenak, raih HP, dan sampaikan pesan, bahwa mereka tidak perlu kuatir, karena Anda baik-baik saja.
(LBP)

Salam anget

Selasa, 02 September 2014

Bahagia itu Sederhana

Bahagia itu sederhana.
Anda bertemu orang dan Anda senang dengan pertemuan tersebut, itu sudah bisa membuat Anda bahagia.
Apa pun bisa membuat Anda merasa bahagia, bila Anda membiarkan rasa "bahagia" itu datang.

Banyak penyebab orang tidak bisa merasakan bahagia.
Yang utama adalah karena Anda tidak bisa melepaskan diri dari ikatan kebendaan, keinginan untuk memiliki dan mendapat pamrih dari tindakan Anda.

Anda mencintai seseorang, lalu menginginkan mendapat timbal balik, maka Anda menjadi tidak bahagia ketika orang tersebut tidak mencintai Anda.
Anda ingin membeli suatu barang, karena ketidakmampuan daya beli, barang tersebut tidak terbeli, ini bisa membuat Anda tidak bahagia.
Anda begitu menyukai mobil Anda, saat mobil tersebut dicuri orang, ini juga membuat Anda menjadi tidak bahagia.

Bahagia itu sederhana.
Datangnya dari diri sendiri.
Lepaskan diri dari keterikatan atas "benda",
tidak perlu berharap lebih atas sesuatu,
tidak menginginkan pamrih atas apa yang Anda lakukan,
berpikirlah bahwa kebahagiaan itu menghampiri Anda.
Maka Anda akan bahagia.

Bahagia itu sederhana.
(LBP)

Salam anget


Selasa, 26 Agustus 2014

Apa Gunanya Hidup?

Saya baru saja dapat kabar, salah satu klien terbaik saya ternyata telah meninggal beberapa bulan lalu. Saya terlambat mendengar beritanya.
Kaget dan sedih.
Pantas saja saya lama tidak mendengar sapaannya.
Mata saya berkaca-kaca mengenangnya.
Meskipun kami jarang bertemu, kami punya intensitas komunikasi yang bagus,
saling menginspirasi dan menguatkan.
Dia sosok yang begitu baik dan rendah hati.

Lalu tiba-tiba saya menjadi melankolis....
Bayangan saudara, kawan, kenalan, dan orang dekat saya yang meninggal, muncul.
Mereka adalah orang-orang yang pernah menghiasi hidup saya,
membuat warna dalam "adegan film" dunia saya.
Mata saya akhirnya tidak sanggup hanya sekedar berkaca-kaca.

Hidup begitu singkat, tak berbekas.
tidak berarti, tak berguna.
Apalah guna hidup bila demikian?

Tidak akan saya biarkan itu terjadi.
Hidup singkat ini saya yang menjalani.
Akan saya nikmati sehingga terasa indah dan panjang.
Akan saya tinggalkan bekas, arti dan guna untuk yang pergi sesudah saya,
berbagi, menginspirasi dan menguatkan.
(LBP)

Salam anget.


Inilah Gunanya Memakai Topeng

Untuk suatu keperluan saya mungkin memakai topeng yang menutupi jati diri asli.
Atau tanpa sadar topeng itu terpakai atas nama keadaan.

Begitu terus berulang-ulang dan akhirnya menjadi kebiasaan sekaligus branding atas diri saya.

Lalu tiba-tiba,
mereka,
orang-orang,
seseorang,
ternyata lebih menyukai topeng dan brand saya daripada "the real I am..".

Deg....., rasanya menghentak sampai ke dada saat itu terungkap dan terucap...
Saya tak bisa berkata-kata.

Apa yang Anda pilih?
Kembali ke diri sendiri yang mungkin lebih buruk daripada topeng Anda?
Anda tetap bertahan dengan topeng yang Anda pakai?

Saya lebih memilih memakai topeng.
Ya, mungkin itu palsu.
Tapi bila ini lebih baik dari "the real I am"
setidaknya saya belajar memperbaiki diri sendiri untuk semakin sempurna,
semakin indah,
sehingga semakin mirip dengan topeng yang saya pakai.
(LBP)

Salam anget





Sabtu, 16 Agustus 2014

Inilah Caranya Bersikap Obyektif

Benar dan salah,
baik atau buruk,
bergantung pada subyektivitas seseorang.
Saat Anda tidak suka pada orang lain, maka apa pun yang dilakukannya akan tampak buruk di mata Anda.
Sebaliknya, saat simpati muncul, maka mata akan tertutup pada kekurangannya.

Maka sering Anda temukan kasus cinta buta, seseorang yang dibutakan mata hatinya karena terlalu mencintai sang kekasih.
Atau fanatisme idola, terlalu mengagumi seseorang dengan sangat sehingga ketika tokoh idolanya berlaku konyol, pendukungnya tetap mati-matian membela.

Tambah miris lagi bila Anda temui kasus benci berlebihan.
Ini selain merugikan diri sendiri, juga orang lain yang jadi sasaran kebencian.
Pasti pernah Anda temui kasus seperti misalnya seseorang yang begitu benci pada orang lain dan ketika ditanya alasannya,
jawabannya pun dicari-cari.
Atau ketidaksukaan pada seorang publik figur, sehingga tidak bisa melihat dengan hati hal-hal baik yang telah dilakukan sang figur tersebut.
Beberapa orang mampu menilai secara obyektif, selebihnya tidak.

Untuk dapat menilai secara obyektif, gunakanlah indikator norma universal,
norma yang diterima mayoritas orang,
ya, karena memang kebenaran itu selalu berpihak pada suara terbanyak di suatu kelompok masyarakat.

Obyektivitas hanya bisa Anda dapatkan bila Anda sudah bisa melepaskan diri dari keterlekatan pada seseorang dan tidak menggunakan diri sendiri sebagai pembanding atas apa yang dilakukan orang lain.
(LBP)

Salam anget


Selasa, 05 Agustus 2014

Revolusi Mental, Tidak Ada Kata Batal

Salah satu adegan film drama............
Seorang wanita sedang menghadapi detik-detik ijab kabul perkawinan dengan seorang pria yang tidak dicintainya.
Dan di saat injury time, munculah sang kekasih, berteriak memanggil mempelai wanita,
lalu sang wanita berlari meninggalkan upacara pernikahan.
Sepasang kekasih itu kabur melarikan diri diiringi tatapan terkejut para tamu undangan.
The end....
Happy ending.
Lalu terucap kata dari bibir Anda (apalagi yang wanita dan jomblo),
"Aih...romantis banget...."

Betul, untuk yang sedang kasmaran, tindakan sang pria menculik kekasihnya tampak begitu romantis dan heroik.
Tapi itu di film, Bung.
Ini tidak realistis.

Bayangkan bila Anda di posisi yang sama, entah sebagai sang pria atau mempelai wanita.
Apakah Anda sanggup merusak suatu pesta pernikahan lalu kemudian menanggung malu dan kebencian dari orang lain demi memenangkan cinta (baca : ego) Anda?
Apakah Anda sanggup mengecewakan keluarga, tamu, dan calon suami Anda di saat pernikahan yang persiapannya bisa makan waktu berbulan bulan
demi memenangkan kekasih (baca : kesenangan) Anda?

Membatalkan sesuatu tidak bisa kapan saja,
tidak bisa semau Anda.
Sebelum Anda memilih, pertimbangkan baik-baik apa dan siapa yang harus Anda menangkan dan prioritaskan.
Maka ketika Anda sudah memutuskan sesuatu, tidak ada kata mundur,
tidak ada istilah batal,
tidak ada alasan pembenaran atas tindakan bodoh Anda yang berakibat terkorbannya orang lain.

*Lalu bila Anda tonton film sampai habis, sebelum credit title akan ada notifikasi,"Cerita ini hanya fiksi belaka, bukan terjadi di dunia nyata. Bila ada kesamaan nama dan tempat hanya merupakan kebetulan..."
(LBP)

Salam anget



Siapa yang Menang? Siapa yang Curang?

Dalam sebuah kompetisi, menang kalah itu hal biasa.
Yang menang tidak perlu besar kepala dan yang kalah harus berjiwa besar.
Ini konteksnya bila kompetisi dijalankan secara fair dan sportif.
Bagaimana bila sebaliknya?
Siapa pemenang sesungguhnya?


Biasanya yang protes akan suatu proses adalah pihak yang kalah.
Yang menang ya pasti terima-terima saja.
Masing-masing pihak merasa benar dengan sangkaannya dan tentunya merasa menjadi pemenang.
Lalu siapa pemenang sesungguhnya?

Konon, katanya, kebenaran akan selalu menang dan menemukan jalannya.
Jadi bila Anda merasa diri benar, bersabarlah,
akan tiba waktunya kemenangan akan menghampiri Anda.
Begitu?
Padahal bila Anda terus mengucapkan afirmasi yang diulang-ulang,
maka itu akan menjadi "kebenaran" yang Anda yakini.
Anda yakin bahwa Anda benar,
Anda yakin bahwa Anda lah pemenangnya,
Anda yakin bahwa Anda telah dicurangi sehingga kalah.
Lalu siapa pemenang sesungguhnya?

Benarkah ada suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran yang menyebabkan Anda kalah,
atau sebenarnya Anda benar-benar kalah tapi tidak bisa menerima kekalahan tersebut?

Yang berteriak paling nyaring, dia bukanlah pemenang.
(LBP)

Salam anget




Senin, 04 Agustus 2014

Marilah Menyembah dan Mencium Pantat


Suatu pagi pintu rumah saya diketuk orang. Waktu saya buka ada seorang lelaki muda berjenggot ditemani perempuan berparas cantik dan mereka berpakaian rapi. Si lelaki berbicara lebih dulu:

Arif: “Salam sejahtera! Kenalkan, nama saya Arif dan ini saudari Dedeh”
Dedeh: “Salam! Kami datang untuk menyampaikan kabar gembira. Kami mengundangmu untuk bersama-sama mencium bokong Burhan!”

Saya: (terkesiap) “Apaaa?! Kalian ngomong apa, sih? Burhan itu siapa? Buat apa saya cium bokongNya?”
Arif: “Kalau kamu cium bokong Burhan, Dia akan kasih kamu 10 Trilyun Rupiah; tapi kalau kamu nggak mau, Dia akan menghajarmu.”

Saya: “Hmmm…. Ini proyek cuci uang hasil ngerampok nasabah Citipubank yang lagi heboh itu ya?”
Arif: “SALAH! Gini, ya. Burhan itu super kaya dan sangat baik hati. Dialah yang memiliki kota ini. Dia mampu membuat apapun yang Dia mau, dan Dia ingin berbagi kekayaan, keselamatan dan kebahagiaan dengan setiap orang. Tapi kamu harus mencium bokongNya dulu.”

Saya: “Iiih… Aneh banget. Kok gitu sih?!”
Dedeh: (memotong) “Hey, kamu siapa berani-beraninya meragukan Burhan?! Kamu nggak mau dapat 10 Trilyun?! Itu imbalan luar biasa untuk mencium bokong!”

Saya: “Ya… Menarik, sih.
Arif: “Kalau begitu ayo cium bokong Burhan bersama kami!”
Saya: “Sebentar… Kalian sering mencium bokong Burhan?”
Arif: “Tentu, sesering mungkin!”
Saya: “Terus? Kalian sudah dapat uang trilyunannya?”
Arif: “Ya belum, dong. Aturannya gini: uangnya nggak bakal dikasih sebelum kita pergi dari kota ini.”
Saya: “Lantas kenapa sekarang kalian nggak pergi-pergi?”
Dedeh: (berusaha menjelaskan) “Kita nggak bisa pergi sebelum disuruh Burhan. Kalau nekat pergi sebelum waktunya, kita nggak dapat uangnya dan Burhan akan menghajar kita.”

Saya: “Oooh, gitu ya? Kalian kenal orang yang sudah menciumi bokong, pergi dari sini, terus dapat uang itu?”

Arif: “Ibu saya menciumi bokong Burhan selama bertahun-tahun. Tahun kemarin beliau pergi meninggalkan kota seizin Burhan, dan saya yakin beliau sedang senang-senang dengan uangnya sekarang.”

Saya: “Sejak ibumu pergi kamu pernah kontak dengan beliau?”
Arif: “Nggak, lah! Dilarang Burhan.”
Saya: “Terus, gimana kamu bisa yakin Burhan benar-benar memberikan uangnya jika kalian nggak pernah ngobrol dengan siapapun yang pernah mendapatkannya?”

Dedeh : “Sebenarnya, sedikit-sedikit Burhan sudah memberi ke kita sebelum kita pergi. Kadang gaji kita naik, atau kita menang arisan, atau sekadar nemu duit di jalan.”

Saya: “Lho, apa hubungannya sama Burhan?”
Arif: “Burhan itu punya semacam ‘hubungan’. Dia seperti dalang agung dibalik berbagai keberuntungan yang biasa kita anggap sebagai kebetulan”.

Saya: “Mohon maaf, tapi itu seperti otak-atik gathuk yang kelewat maksa.”
Arif: “Saudaraku, ini 10 Trilyun lho! Ini kesempatan bagus! Dan ingat, jika kamu nggak mau cium bokongNya, Dia akan menghajarmu, mengazabmu!”

Saya: “Aduh… Gini aja deh. Kalau kamu ketemu langsung sama Burhan, tolong minta penjelasan detailnya. Gitu kan lebih enak.”

Arif: “Oooo… Nggak bisa. Burhan itu tak terlihat dan nggak bisa diajak ngobrol.”
Saya: “Lha terus gimana mau cium bokongNya kalau ketemu saja nggak bisa?!”
Arif: “Kadang-kadang kami sun jauh sambil membayangkan bokongNya. Atau kami cium bokong Pak Teguh, dan beliau yang nantinya menyampaikan ciuman itu.”

Saya: “Bokong Pak Teguh? Siapa pula Pak Teguh itu?!”
Dedeh: “Beliau itu teman dan guru pembimbing kami. Berkat beliau, kami paham bagaimana cara mencium bokong yang baik dan benar. Tanpa harus bayar mahal, cukup mengamplopi seikhlasnya saja.”

Saya: “Dan kenapa kalian sangat percaya pada ucapan Pak Teguh yang berkata bahwasanya ada Burhan yang menginginkan kalian mencium bokongNya dan akan memberi uang?”

Arif: “Karena Pak Teguh sudah berpuluh-puluh milennium memegang selembar surat dari Burhan yang menjelaskan segalanya. Ini saya punya salinannya, silahkan dibaca.”

"Keterangan Resmi dari Teguh
ciumlah bokong Burhan dan Dia akan memberimu 10 T saat kamu meninggalkan kota
Gunakan alkohol seperlunya
Hajarlah orang yang tidak seiman denganmu
Makanlah dengan benar
Burhan mendiktekan langsung surat ini
Bumi itu datar
Maha benar Burhan dengan segala ucapanNya
Cucilah tangan setelah cebok
Jangan gunakan Alkohol
Makanlah roti tawar dengan meses, tanpa tambahan
Ciumlah bokong Burhan, jika tidak, Dia akan murka dan mengazabmu"


Saya: “Kok kepala suratnya atas nama Pak Teguh?”
Dedeh: “Ya memang! Burhan yang mendikte, Pak Teguh yang menulis.”
Saya: “Katanya nggak ada yang bisa lihat Burhan? Kenapa Pak Teguh bisa?”
Dedeh: “Sekarang sih nggak. Tapi duluuu sekali Burhan bicara langsung pada beberapa orang.”
Saya: “Hooo… Oke. Eh, tadi kamu bilang, Burhan itu penuh kasih. Tapi penuh kasih gimana jika Dia bakal menghajar orang yang tak mau mencium bokongNya?! Kasih macam apa yang menghajar orang yang berbeda pendapat?”

Dedeh: “Burhan bebas berkehendak, Dia selalu benar.”
Saya: “Kenapa bisa gitu?”
Dedeh: “Mari buka mata, ayo buka hati. Bacalah ayat ke-7. Di situ disebutkan dengan sangat jelas ‘Maha benar Burhan dengan segala ucapanNya’ dan itu sudah cukup!”

Saya: “Jangan-jangan isi surat itu hanya khayalan Pak Teguh saja.”
Arif: “Saudaraku, jangan biarkan prasangka buruk menggelapkan hati kita. Kan sudah jelas, di ayat ke-5 dikatakan bahwa Burhan mendiktekanNya sendiri. Lagi pula, ada banyak hal yang membuktikan kebenaran surat suci ini. Misal, ayat 2, ‘gunakan alkohol seperlunya’, ayat 4 ‘makanlah dengan benar’ dan ayat 8 yang menganjurkan cuci tangan setelah cebok. Anak kecil juga tahu bahwa itu semua adalah anjuran yang baik dan benar, dan itu bukti bahwa semua yang disampaikan lembar suci ini adalah kebenaran!”

Saya: “Tapi ayat 9 melarang alkohol dan nggak sejalan dengan ayat 2. Dan di ayat 6, bumi datar. Plis deh. Bumi itu bulat.”

Arif: “Saudaraku, ayat 2 dan 9 itu justru saling menerangkan. Dan soal datarnya bumi, apa sudah pernah keliling bumi?”

Saya: “Belum sih, tapi saya pernah naik pesawat yang terbang tinggi sekali, dan dari jendela memang terlihat kalau bumi bulat.”

Arif: “Itu pasti konspirasi keji. Mungkin jendelanya sudah dipasangi LCD yang menampilkan ilusi menyesatkan. Di ketinggian itu kamu pasti belum pernah mengeluarkan kepala dari pesawat dan melihat bentuk bumi secara langsung, kan?”

Saya: “Ya belum sih.”
Arif: “Ha! Akhirnya kamu mengakui kalau kamu tidak tahu. Pengetahuan kita memang terbatas. Karenanya, yakinlah apa kata Burhan. Dia pasti benar.”

Saya: “Kenapa pasti benar?”
Arif: “Iya dong, pasti benar. Lihat lagi itu ayat 7. Jelas-jelas dikatakan begitu. Pikiran yang dipengaruhi iblis memang bikin kita pelupa.”

Saya: “Oooh… Jadi kalian yakin Burhan selalu benar karena surat suci ini bilang begitu? Padahal kita tahu Burhan sendiri yang mendiktekan karena suratnya juga bilang begitu. Ini seperti mengatakan Burhan benar karena dia bilang dirinya benar!”

Arif: “Akhirnya kamu paham juga! Menyenangkan melihat Burhan membuka hati dan menumbuhkan pemahaman!”

Saya: “Tapi itu logika berputar!!!”
Arif: (mengangkat alis) “Burhan memang keren.”
Saya: “Lho??? Tapi… Ah! Sudahlah. Terus, kenapa roti tawar harus pakai meses?”
Dedeh: (merona)

Arif: “Roti tawar, pakai meses, nggak pakai apa-apa lagi. Itulah tuntunan Burhan. Cara selain itu adalah sesat.”

Saya: “Kalau nggak ada meses?”
Arif: “Roti tawar ya harus pakai meses. Meses tanpa roti itu sesat”.
Saya: “Kalau diselipi sosis? Keju boleh?”
Dedeh: (wajahnya menjadi tegang)
Arif: (mulai berteriak) “Jangan keterlaluan! Penambahan apapun itu terlarang! Sesat! “
Saya: “Jadi kalau roti tawar tidak pakai meses tapi diganti sosis goreng, diberi saus pedas, dikasih selembar keju dan sayuran, terus dioven dulu sebentar, itu nggak boleh ya?

Dedeh: (menutup telinganya, bersenandung) “Saya nggak dengar, saya nggak dengar… la la la la la la…”
Arif: “Itu menjijikkan! Hanya antek iblis jahanam yang makan makanan seperti itu…”
Saya: “Tapi rasanya enak, lho! Saya sering makan seperti itu untuk sarapan.”

Dedeh: (jatuh pingsan)

Arif: (menangkap tubuh Dedeh yang lunglai dan membawanya masuk mobil dengan raut wajah marah lalu kembali) “Jika saja saya tahu kamu itu orang seperti itu, saya nggak bakal repot-repot! Nanti saat Burhan menghajarmu, saya akan ada disebelahNya, tertawa sambil menghitung uang yang saya dapat. Saya akan menciumi bokong Burhan untukmu, dasar kamu pemakan roti sosis panggang!”

*****




Rabu, 16 Juli 2014

Benarkah Ashkenazi Bukan Yahudi Asli Keturunan Israel? (2)

1374644829791500935
Peta Khazaria zaman dulu fotofreewebs.com

Selain surat menyurat antara Hasdai Ibnu Shaprut dan Raja Joseph Ben Aaron, Koestler juga membahas tentang karakteristik bangsa Khazar yang merupakan campuran bangsa Eropa dan Asia. Sebagian besar berkulit putih, tinggi, rambut pirang atau merah, mata kecil (sipit) dan berwarna biru. Kata Khazar sendiri berasal dari bahasa Turki yang artinya pengembara atau nomad. Bangsa Khazar termasuk bangsa yang kuat, tangguh, suka berperang dan ditakuti oleh bangsa-bangsa lain disekitarnya.

Tak lama setelah nabi Muhammad meninggal terjadi perang antara bangsa Arab dan bangsa Khazar yaitu pada tahun 642 dan tahun 652. Tapi kedua perang itu dimenangkan oleh bangsa Khazar bahkan pada peperangan yang kedua bangsa Arab menderita kekalahan yang telak konon 4000 prajuritnya tewas termasuk pemimpinya, Abdal Rahman Ibnu Rabiah.

Pada tahun 722-737 dimasa pemerintahan Khalifah Marwan II terjadi lagi peperangan antara bangsa Arab dan bangsa Khazar yang dipimpin oleh Jendral Maslamah Ibnu Abdul Malik. Perang kali ini dimenangkan oleh bangsa Arab dan Khalifah Marwan saat itu menawarkan raja Khazar untuk masuk Islam. Tapi karena posisi kerajaannya diapit oleh dua kekuatan besar Islam dan Kristen, raja Khazar saat itu tidak bisa memilih salah satu dari kedua agama itu. Kebetulan di Khazaria saat itu ada komunitas kecil bangsa Yahudi. Setelah diskusi dengan ketiga pemuka agama tersebut, tahun 740 raja Khazar memutuskan untuk memilih agama Yahudi.

Ada kemungkinan raja Khazar memilih agama Yahudi untuk menjaga netralitas dan taktik politik karena posisinya yang terjepit diantara dua kekuatan besar Kristen dan Islam. Pada tahun 740 diperkirakan jumlah penduduk Khazar saat itu 1,4 juta dan bangsa Yahudi sekitar 50.000 orang. Inilah salah satu jawaban kenapa tiba-tiba bangsa Yahudi yang jumlahnya sangat sedikit, tiba-tiba jumlahnya mencapai jutaan saat perang dunia kedua karena mereka sudah bercampur dengan bangsa Khazar.

1374646711393582168
Ilustrasi bangsa Viking dengan 2 tanduk dikepala dan senjata khasnya, kapak foto wallpaperup.com

Koestler juga menceritakan beberapa orang yang pernah mengembara hingga ke Khazaria misalnya utusan kaisar Romawi Priscus, Al Masudi, Rabbi Petachia, Ahmad Ibn Fadlan, dll. Tapi yang paling menarik adalah kisah perjalanan Ahmad Ibnu Fadlan (Juni 921-Mei 922) yang mendapat porsi lebih banyak dibukunya dibanding yang lain. Pada saat itu bangsa Bulgar mengirim surat pada Khalifah untuk meminta diajarkan Islam dan membangun dinding penghalang antara bangsa Khazar dan bangsa Bulgar karena bangsa Khazar sering membuat onar dan menganggu bangsa Bulgar. Lalu Khalifah mengutus Ahmad Ibnu Fadlan untuk mengajarkan Islam dan melindungi Bangsa Bulgar dari serangan bangsa Khazar.

Catatan perjalanan Ahmad Ibnu Fadlan ini menarik untuk disimak karena mirip kisah Zulqarnayn dan Ya’juj Ma’juj. Ahmad Ibnu Fadlan menceritakan bahwa dia pernah bertemu dengan suku bangsa yang bahasanya sulit dimengerti bagaikan katak sedang bicara. Bertemu bangsa Viking yang memakai hiasan dua tanduk dikepalanya dan menyaksikan penguburan raja Viking lengkap dengan kapalnya.

Ibnu Fadlan juga mengisahkan bagaimana dia mengajarkan Islam pada bangsa Bulgar dan bangsa-bangsa disekitarnya. Ada kisah lucu ketika salah satu bangsa bertanya padanya, “Bagaimana caranya masuk Islam?” Ibnu Fadlan menjawab, cukup mengucapkan” Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad utusan Allah!” Jawaban Ibnu Fadlan itu disambut tertawa bangsa itu, mereka menjawab,“Jika semudah itu kami akan melakukannya!”. Diceritakan juga bahwa raja Khazar saat itu yang disebut Great Kagan, punya 25 istri dan 83 selir dan berbagai kisah lainnya. Pada saat Ibnu Fadlan singgah di Khazaria, Raja dan seluruh penduduknya sudah menganut agama Yahudi.

Sementara itu disisi lain Bangsa Viking yang berasal dari Scandinavia yang juga dikenal dengan sebutan bangsa “Rhos” atau “Varangians”, semakin lama semakin kuat dan terus menerus memperluas wilayah kekuasaanya. Pada tahun 833 Kagan Khazar mengirim utusan ke kaisar Roma, Theohilus untuk minta bantuan membangun benteng disekitar kerajaan Khazaria untuk menahan serangan bangsa Viking. Benteng itu terkenal dengan sebutan Sarkel dan menjadi peninggalan sejarah bangsa Khazar.

13746469272055148451
Sarkel foto Khazaria.com

Saat Sarkel dibangun, bangsa Viking terus berperang menaklukan wilayah baru mulai dari Irlandia, Normandia, sebagian Paris dan Jerman hingga daerah sekitar laut hitam dan laut Caspia. Setelah menyebrangi Baltic dan teluk Finlandia mereka menemukan tempat untuk menetap di Novgorov. Setelah menetap dan berkembang biak pada abad ke 10 nama Rhos berubah menjadi Russia. Bangsa ini meniru cara bangsa Khazar dalam menamai Rajanya karena mereka punya raja yang dinamai Kagan Rus.

Pada tahun 965 kerajaan Rusia menyerang kerajaan Khazar dan bangsa Khazar kalah dalam peperangan itu. Hancurlah kejayaan bangsa Khazar dan akibat dari perang itu banyak bangsa Khazar bermigrasi ke Hungaria, Polandia, Rusia dan negara Eropa lainnya.

Selain banyak mengisahkan sejarah bangsa Khazar dan beberapa bangsa lain. Yang paling menarik adalah, di buku Koestler ini menceritakan tentang seorang Yahudi Khazar pada abad 12 bernama Solomon Ben Duji yang didukung oleh anaknya Menahem ben Solomon, Mereka mengirim surat pada seluruh bangsa Yahudi disekitarnya yang menyatakan bahwa saatnya telah tiba. Tuhan akan membimbing Israel untuk menuju Jerusalem. Menahem merubah namanya jadi David Alroy, selain berambisi untuk menggiring bangsa Yahudi kembali ke Jerusalem, David dikenal memiliki kemampuan supranatural. Dia mulai mengumpulkan pasukan untuk menyerbu tanah suci Jerusalem.

Tapi sebagian rabbi tidak setuju dengan David. Suatu malam David Alroy diracuni oleh mertuanya sendiri. Tapi gerakan yang diprakarsai David ternyata tidak musnah. Ketika Benyamin Tulledo berkelana ke Persia 20 tahun kemudian, kisah David Alroy ini sering diceritakan dikalangan Yahudi konon symbol bintang yang menjadi symbol bendera Israel saat ini adalah tanda untuk menghormati David Alroy.

Koestler mengakhiri bukunya dengan kalimat (*terjemahan), 
“Saya sadar buku ini bisa menimbukan salah interpretasi dan dianggap menolak keberadaan negara Israel. Negara israel berdiri bukan berdasarkan perjanjian antara Tuhan dan Abraham atau asal usul bangsa Yahudi, tapi berdasarkan keputusan sah Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1947 tentang pembagian wilayah Palestina. Apakah kromosom rakyatnya mengandung gen dari Khazar atau Semit, asal Romawi atau Spanyol,  hal itu sudah tidak relevan dan tidak dapat mempengaruhi hak Israel untuk eksis. Keberadaan Israel sudah tidak bisa diganggu gugat, kecuali dengan Genocide!” 

Itulah sebagian kisah yang tertulis dalam buku “The Thirteenth Tribe” karya Arthur Koestler. Untuk membaca buku lengkapnya silahkan klik link ini

Benarkah Ashkenazi Bukan Yahudi Asli Keturunan Israel? (1)


Sumber
Ansara http://sejarah.kompasiana.com/2013/07/24/benarkah-ashkenazi-bukan-yahudi-asli-keturunan-israel-2-576243.html

Benarkah Ashkenazi Bukan Yahudi Asli Keturunan Israel? (1)

1374642703442957453
Arthur Koestler The Thirteenth Tribe foto www.darkmoon.me

Selama ini kita mengenal ada 12 suku bangsa Yahudi yang berasal dari keturunan nabi Jacob (Israel). Dulu Jacob membagi tanah Canaan (Palestina) untuk ke 12 anaknya yaitu: Reuben, Simeon, Levi, Judah, Gad, Asher, Dan, Naphtali, Issachar, Zebulun, Joseph, Benyamin. Tapi Levi dan Joseph (nabi Yusuf) tidak mendapat pembagian tanah itu karena Levi memegang jabatan pendeta tertinggi dan pendeta tidak berhak atas tanah. Sementara bagian untuk Joseph diwariskan pada kedua anaknya Mannaseh dan Ephraim. Jadi keduabelas anak yang dapat bagian tanah Palestina itu adalah : Reuben, Simeon, Judah, Gad, Asher, Dan, Naphtali, Issachar, Zebulun, Mannaseh, Epraihm dan Benyamin. Keduabelas turunan nabi Jacob inilah yang dikenal sebagai 12 suku Israel dan menjadi  nenek moyang bangsa Yahudi.

Ketika Palestina diserang oleh bangsa Assyria konon hanya 2 suku (Judah dan Benyamin) yang bertahan dari serangan itu sementara 10 suku lainnya (Reuben, Simeon, Isaschar, Zebulon, Gad, Asher, Dan, Naptali, Mennaseh, Epraihm) dianggap musnah. Mungkin 10 suku yang tercerai berai karena serangan itu ada yang selamat dan bertahan hidup tapi keberadaan ke 10 suku yang hilang itu hingga saat ini masih menjadi misteri. Pada masa pendudukan Romawi di Palestina, sebagian besar bangsa Yahudi yang tersisa berdiaspora ke berbagai belahan dunia terutama ke Eropa sebelum akhirnya kembali ke Palestina.

Bangsa Yahudi sendiri dibagi dalam 2 Kelompok besar yaitu, kelompok yang berasal dari Rusia dan Eropa timur disebut Ashkenazim sementara yang berasal dari Spanyol disebut Sephardim. Ada juga beberapa kelompok kecil yaitu yang berasal dari Timur Tengah disebut Mizrahim. Tapi dari seluruh kelompok Yahudi yang ada didunia saat ini, lebih dari 90% didominasi oleh Ashkenazim.

Pada tahun 1976, Arthur Koestler seorang Ashkenazi, menulis buku tentang bangsa Khazar yang disebutnya sebagai suku ke 13 Yahudi karena sebagaian besar penduduk Khazaria beragama Yahudi. Bangsa Khazar sendiri berasal dari campuran bangsa Ugyur (Turki), Magyar (Hungaria) dan Hun yang mendirikan kerajaan Khazaria diwilayah Utara Kaukasus diantara laut hitam dan laut Caspia. Bagaimana kisahnya hingga bangsa Khazar ini menganut agama Yahudi? Sebelum membahas tentang sejarah bangsa Khazar ada baiknya kita mengenal Arthur Koestler terlebih dahulu.

1374643103453471122
12 suku Israel foto www.preceptaustin.org

Biografi Singkat Arthur Koestler

Arthur Koestler anak tunggal dari keluarga kelas menengah Yahudi yang lahir di Budapest Hungaria tanggal 5 September 1905. Tahun 1922, Koestler kuliah di Sekolah Tinggi Tehnik Vienna, Austria. Sejak kuliah Arthur tertarik pada Zionism dan aktif dalam kelompok Zionist. Pada tahun 1927, Koestler pindah ke Palestina dan mulai karir sebagai jurnalis. Tahun 1930, Koestler pindah ke Berlin karena ditawari posisi sebagai editor bidang ilmu pengetahuan. Karena terlibat partai komunis, Koestler kehilangan pekerjaannya di Berlin. Tahun 1937, Koestler dijebloskan ke penjara saat berada di Hungaria dan divonis hukuman mati karena menjadi mata-mata partai komunis. Tapi berkat bantuan Inggris, dia dibebaskan dan pindah ke Inggris.

Pada tahun 1938 Koestler keluar dari partai komunis dan pada tahun 1939 dia menerbitkan novelnya yang pertama berjudul “The Gladiators”. Sejak saat itu Koestler aktif menulis beberapa buku lagi diantaranya “Darkness at Noon” (1940), membahas tentang komunis, Rubashov dan Bolsheviks yang sukses secara komersil juga membuatnya terkenal. “Darkness at Noon” menjadi salah satu buku tentang politik yang paling banyak dibaca diabad ke 20.

Pada tahun 1976 Arthur Koestler menulis buku berjudul “The Thirteenth Tribe”. Buku itu menceritakan tentang bangsa Khazar yang memeluk agama Yahudi pada abad ke 8. Menurut hipotesa Koestler, sebagian besar orang Yahudi saat ini bukan keturunan Jacob (Israel) tetapi keturunan bangsa Khazar yang migrasi ke Eropa timur pada abad 12 dan 13 setelah kerajaan Khazaria runtuh. Bangsa Khazar inilah yang dijuluki suku ke 13 Yahudi oleh Koestler dan menurut Koestler sebagian besar Askhenazim adalah keturunan Khazar bukan Bani Israel.

Buku itu menuai kontroversi dan kecaman terutama dari komunitas Yahudi sendiri dan menganggap buku “The Thirteenth Tribe” itu sebagai hoax (kebohongan). Bahkan buku ini sempat sangat sulit dicari, seolah menghilang dari peredaran selama beberapa tahun. Padahal niat Koestler menulis buku itu untuk menghapus sentimen anti Semit yang ditujukan pada Yahudi karena bangsa Yahudi berasal dari keturunan bangsa Semit. Kata Semit berasal dari nama Shem anak kedua nabi Nuh disamping Japehth dan Ham.  Shem adalah leluhur beberapa bangsa di Timur Tengah termasuk bangsa Arab dan bangsa Ibrani (Yahudi).

Pada tahun 1983, Koestler ditemukan tewas bersama istrinya. Menurut investigasi, Koestler dan istrinya bunuh diri karena ditemukan surat pribadi Koestler yang menyatakan keinginan mereka untuk mengakhiri hidupnya. Koestler bunuh diri karena tidak tahan dengan penyakit Parkinson dan beberapa penyakit fatal yang dideritanya sementara istrinya bunuh diri karena setia pada Koestler. Walau sudah meninggal tapi hingga saat ini buku “The Thirteenth Tribe” masih menuai pro dan kontra dan menjadi buku Koestler yang paling kontroversial.

1374643320945747798
Peta Khazaria foto imageshack.us

Sekilas Tentang Buku The Thirteenth Tribe
Koestler memulai bab pertama dalam bukunya dengan kalimat “In Khazaria, sheep, honey, and Jews exist in large quantities.” Kalimat itu berasal dari perkataan Al Muqaddasi seorang ahli geografi Muslim yang pernah singgah di Khazaria pada abad ke 10. Tak hanya catatan Al Muqaddasi, Buku karya para ahli sejarah seperti Abraham Poliak, Michale Norton Dunlop, Raphael Patai juga catatan Ahmad Ibnu Fadlan utusan khalifah Al Muqtadir yang mengembara dari Bagdad ke Bulgaria pada tahun 921, menjadi sumber referensi Koestler saat menulis buku ini.

Ada beberapa hal menarik yang ditulis Koestler dalam bukunya itu misalnya tentang surat menyurat antara Hasdai Ibnu Shaprut seorang Yahudi asal Spanyol yang menjadi mentri kerajaan Umayah dizaman khalifah Abdulrahman III (912-961) dengan Raja Joseph Ben Aaron, raja Khazaria. Isi surat antara Hasdai dan Raja Yoseph itu menceritakan kegembiraan Hasdai saat mendengar ada kerajaan besar di Eropa Timur yang Raja dan penduduknya mayoritas beragama Yahudi.

Pada saat itu Hasdai mengira bahwa bangsa Khazar adalah salah satu dari 10 suku bangsa Israel yang hilang. Tapi jawaban dari Raja Joseph ternyata mengatakan bahwa mereka bukan keturunan dari Abraham (nabi Ibrahim) tapi dari Togarma, anak ke 3 Gomer atau cucu dari Japheth (salah satu anak nabi Nuh). Dalam literatur Yahudi Togarma dikenal sebagainya moyangnya bangsa Turki. Togarma punya 10 anak yaitu 1. Ujur 2. Tauris 3. Avar 4. Uauz 5. Bizal 6. Tarna 7. Khazar 8. Janur 9. Bulgar 10. Sawir, dan bangsa Khazar adalah keturunan anak ke 7 Togarma.

Kerajaan Khazar diperkirakan berdiri sekitar tahun 630. Setelah melewati beberapa generasi, pada masa pemerintahan Raja Bulan (tahun 740) bangsa Khazar memeluk agama Yahudi. Sebelumnya Raja Bulan ditawari untuk memilih agama Islam atau Kristen karena Khazaria diapit oleh dua kerajaan Besar Islam (Abasiyah) dan Kristen (Byzantium). Setelah berdiskusi dengan para ahli ketiga agama itu, akhirnya Raja Bulan memilih Yahudi sebagai agama resmi kerajaan Khazar. (Bersambung > Bagian 2 )


Sumber
 Ansara http://sejarah.kompasiana.com/2013/07/24/benarkah-askhenazi-bukan-yahudi-asli-keturunan-israel-1-576236.html

Dampak Penolakan Arab Terhadap Resolusi PBB 1947

13896782211044227113
Tenda-tenda para pengungsi Palestina akibat perang 1948 foto 1948.org.co.ok

Jika menelusuri dari awal sejarah berdirinya Negara Israel, ada beberapa fakta menarik dan mengejutkan diantaranya adalah penolakan bangsa Arab terhadap resolusi PBB 1947 dan penyerangan koalisi Negara Arab terhadap Israel tanggal 15 Mei 1948 hingga terjadi perang Arab - Israel (15/5/1948 - 10/3/1949). Akibat perang itu timbul masalah yang lebih rumit yaitu para pengungsi Palestina yang jumlahnya terus bertambah hingga kini.

Sebenarnya rancangan peraturan yang dikeluarkan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tentang pembagian wilayah Palestina itu, dibuat sedemikian rupa hingga tidak merugikan pihak Arab dan Yahudi. Sementara PBB sebagai badan internasional akan membantu menjaga perdamaiaan diwilayah Palestina sampai semuanya berjalan lancar. (Baca rancangan peraturan PBB disini).

Selain itu pembagian wilayahnya juga seimbang, walaupun Israel mendapat 55% dari wilayah Palestina, bukan berarti tidak adil tapi karena Isrel dapat gurun pasir Negev yang luas dan tidak produktif. Sementara untuk Arab, walau hanya dapat 45% tapi mereka dapat wilayah yang lebih strategis dan produktif. Khusus untuk Jerusalem, tidak diberikan pada Israel atau Arab karena Jerusalem merupakan kota suci untuk 3 agama (Yahudi, Kristen, Islam) jadi ada dibawah pengawasan Internasional.

Ketika dilakukan pemunggutan suara oleh PBB (1947), hasilnya adalah 33 negara pro resolusi, 13 menentang dan 10 Abstain. 13 negara yang kontra resolusi PBB 1947 adalah Afghanistan, India, Iran, Irak, Lebanon, Pakistan, Arab Saudi, Siria, Turki, Yaman, Yunani, Mesir dan Cuba. Karena yang setuju lebih banyak daripada yang kontra, akhirnya warga Yahudi memproklamirkan berdirinya Negara Israel 14 Mei 1948. Lihat gambar rencana pembagian wilayah untuk Israel dan Palestina dibawah ini:

1389678299830279865
Rancangan pembagian wilayah Palestina dan Israel 1947 foto israelseen.com

Hanya sehari setelah Negara Israel terbentuk, koalisi Negara Arab (Jordan, Syria, Lebanon, Arab Saudi, Irak dan Mesir) langsung menyerang Israel dari segala arah dengan maksud melenyapkan Yahudi dari Palestina. Tapi apa daya nasib berkata lain, Israel berhasil memenangkan perang itu dan akibatnya sekitar 500-750 ribu bangsa Arab Palestina terpaksa keluar dari Palestina dan hidup di beberapa kamp pengungsian di perbatasan Negara Jordan, Lebanon, Mesir dll.

Ironisnya Negara-negara Arab disekitar Palestina, tidak bersedia menyerap para pengungsi itu misalnya dengan memberi kewarganegaraan, pekerjaan, tempat tinggal sementara dll. Padahal negara-negara Arab disekitar Palestina itu sangat luas dan sebagian kaya minyak. Akhirnya para pengungsi itu menumpuk di kamp-kamp hingga berkembang biak dan beranak pinak dari sekitar 750 ribu tahun 1948 hingga sekitar 5 juta tahun 2013 lalu. (lihat data pengungsi versi UNRWA - PBB disini).

Setelah perang Arab-Israel selesai tahun 1949, PBB mengeluarkan lagi resolusi tentang hak untuk kembali para pengungsi yang tertuang dalam paragraph 11 tanggal 11 Desember 1949, isinya:

Resolved that Refugees wishing return to their homes and live in peace with their neighbors should be permitted to do so at the earliest practicable date, and that compensation should be paid for the property of those choosing not to return and for the loss or damage to property which, under the principles of international law or in equity, should made by the governments or authorities responsible. 
(*Terjemahan bebas: para pengungsi yang ingin kembali kekampung asalnya harus diizinkan dan bagi yang tak ingin kembali, harus diberi kompensasi atas segala kerugian akibat kehilangan dan kerusakan sesuai hukum internasional dan wewenang pemerintahan setempat).

Tapi sekali lagi koalisi Negara Arab menolak resolusi ini karena mereka masih bersikeras menolak resolusi PBB 1947 tentang pembagian wilayah antara Arab dan Israel. Setelah beberapa bulan kemudian ketika situasi semakin rumit baru Arab menerima resolusi ini. Setelah Arab menerima, giliran Israel yang menolak hingga perundingan sangat alot. Israel pernah menawarkan menerima 100 ribu pengungsi tapi ditempatkan disebar sesuai kehendak Israel. Tapi pihak Arab menolak hingga masalah pengungsi ini semakin rumit dan tak pernah ada kata sepakat.

1389683190432115932
Perbandingan luas Palestina dengan negara-negara Arab disekitarnya (pink muda wilayah untuk Israel, pink tua untuk Arab sesuai resolusi PBB 1947) foto mcwnews.net

Kenapa Israel keberatan menerima kembali semua pengungsi Palestina? 1. Karena Israel ketakutan jika mereka semua diterima akan membahayakan stabilitas negara yang baru dibentuk. Apalagi sudah terjadi perang dan Israel dikelilingi Negara Arab yang suatu saat bisa menyerang lagi. (dan itu terbukti tahun 1956, 1967 dan 1973 negara Arab kembali menyerang Israel). 2. Akibat perang Arab-Israel 1948, sekitar 850 ribu warga Yahudi diusir oleh Negara-negara Arab sehingga menambah berat beban Israel.

Berbeda dengan perlakuan Negara-negara Arab pada pengungsi Palestina. Para pengungsi Yahudi yang diusir negara-negara Arab dan mengungsi ke Israel, diserap dengan cara diberi kewarganegaraan Israel, tempat tinggal sementara dan pekerjaan seadanya sampai mereka mampu mandiri. Sehingga masalah pengungsi Yahudi ini lambat laun teratasi tanpa banyak disorot berbagai media massa.

Akhirnya masalah pengungsi Palestina ini semakin rumit, bertambah banyak dan menimbulkan berbagai masalah baru yang menambah parah konflik Arab dan Israel. Padahal kalau dulu bangsa Arab mau menerima resolusi PBB dan membangun negara Palestina sendiri disamping Israel, mungkin nasib bangsa Palestina tidak akan setragis ini. Hal itu terbukti dengan nasib 160 ribu Arab Palestina yang saat pecah perang 1948 tidak mau mengungsi dan tetap tinggal di Palestina.

Apakah Israel memusnahkan warga Arab Palestina yang bertahan itu? Tidak! Mereka hidup nyaman dan beranak pinak di Israel. Menurut data sensus Israel hingga tahun 2013, ada 1.658.000 bangsa Arab Palestina yang jadi warga Negara Israel. Mereka ternyata bisa damai dan hidup berdampingan dengan warga Yahudi. (baca > Arab citizens of Israel ). Jika ingin melihat video penjelasan tentang Pengungsi Palestina oleh Danny Ayalon (Menlu Israel yang keluarganya dulu diusir dari Algeria dan mengungsi ke Israel), silahkan klik link ini > Palestinian Refugees


Baca Artikel lain:


Sumber
Ansara http://sejarah.kompasiana.com/2014/01/14/seandainya-arab-mau-berbagi-dengan-israel-624427.html

Benarkah Israel Menjajah Palestina?

1366627987356796851
sumber foto amazon.com

Membahas soal Palestina bisa menjadi hal yang sensitif mengingat banyak orang Indonesia pro Palestina. Ada yang bertanya referensinya mana menulis hal itu? Jawabannya saya tulis lewat artikel ini biar jelas.

Saya dapat referensi dari buku yang berjudul: The Arab Israeli Dilemma, selain membaca buku itu, saya membaca banyak artikel di beberapa website yang berkaitan dengan Palestina, Israel dan zionis baik yang pro maupun kontra Israel untuk menambah referensi.

Penulis buku itu (diterbitkan 1968) Fred J. Khouri, dia mendapat gelar BA, MBA dan PHD dari Universitas Columbia dan dia adalah Professor Universitas Villanova, Pennsylvania. Selama bertahun-tahun dia mempelajari masalah Timur Tengah. Dia juga sering melakukan perjalanan ke Timur tengah dari tahun 1958 - 1975 mengunjungi para pengungsi diskusi dengan para diplomat Arab, Israel, Amerika, Inggris dll. Dia juga pernah menjadi professor tamu di Universitas Beirut dari tahun 1961-1964. Buku itu menyajikan sejarah tentang konflik Arab dan Israel secara objektif, mendetail sesuai fakta dan bukti-bukti yang dia dapat selama bertahun-tahun mempelajari Timur Tengah.

Buku itu juga sudah merubah pandangan saya terhadap Palestina yang tadinya radikal 100% pro Palestina jadi tidak terlalu radikal karena saya sadar apa yang saya yakini selama ini belum tentu sesuai dengan dengan sejarah dan fakta yang terjadi di Palestina. Misalnya Selama ini saya mengira Israel mencaplok Palestina, tapi dibuku ini tidak disebutkan demikian. Fred J Khouri cenderung menyalahkan Inggris atas konflik yang terjadi di Palestina karena 3 alasan yaitu:

1.            Sejak tahun 1915 terjadi korespondensi antara Sir Henry MacMahon (diplomat Inggris yang ditempatkan di Mesir) dan Hussain bin Ali (Pemuka Hejaz/Mekah). Saat itu Hussain Bin Ali berjanji membantu Inggris mengusir kekuasaan Ottoman Turki dengan mengadakan revolusi di Arab dan sebagai imbalan Hussain bin Ali minta wilyah Arab termasuk Palestina untuk berada dibawah kekuasaannya. Terjadi kesalah pahaman dalam surat terakhir Henry mac Mahon tgl 13 Desember 1915 disebutkan wilayah mana saja yang bakal diberikan pada Hussain Bin Ali. Menurut Inggris mereka tidak menjanjikan Palestina pada Hussain bin Ali tapi sebaliknya Hussain bin Ali yakin Palestina ada dalam perjanjian tersebut.

2.            Sudah berkorespondensi dengan pemuka Arab tentang pembagian wilayah Arab, diam-diam Inggris mengadakan perjanjian dengan Perancis pada 16 Mei 1916 untuk membagi-bagi wilayah Arab mana saja yang bakal berada dibawah mandat Inggris dan Perancis. Perjanjian itu disebut Sikes - Pycott agreement. Isi perjanjian itu bertentangan dengan korespondensi yang terjadi antara Mc Mahon dan Hussain bin Ali. Semula pihak Arab tidak tahu masalah ini. Baru pada Desember 1917 perjanjian itu bocor karena pihak Rusia mempublikasikannya.

3.           Ironisnya disisi lain Inggris juga menjanjikan wilayah Palestina pada Israel karena bangsa Yahudi berjasa pada Inggris. Akhirnya pada 2 november 1917 Arthur James Balfour yang saat itu menjabat sebagai sekretaris luar negeri Inggris mendukung pemberian wilayah Palestina pada bangsa Yahudi dan terjadilah kesepakatan yang disebut deklarasi Balfour. Pada saat itu Chaim Weizman dijanjikan seluruh wilayah Palestina termasuk yang saat ini jadi Negara Jordan. Inilah yang dijanjikan Inggris pada bangsa Yahudi dalam deklarasi Balfour, lihat gambar dibawah:

13666280451389566776
Wilayah palestina yang dijanjikan Inggris pada Yahudi foto mythandfact.org

Berpegang pada deklarasi Balfour itulah bangsa Yahudi berusaha mewujudkan impian mereka sejak ribuan tahun lalu untuk punya negara sendiri. Tentu saja bangsa Arab tidak setuju dengan deklarasi Balfour itu mereka berkeras bangsa Yahudi dilarang mendirikan negara sendiri.

Belum beres masalah antara Inggris, Arab dan Yahudi, terjadi perebutan kekuasaan terhadap Hussain bin Ali oleh Ibnu Saud (yang menjadi penguasa Arab Saudi) akibatnya Hussain bin Ali terusir ke Trans Jordan dan wilayah trans Jordan yang tadinya diberikan Inggris pada Yahudi (lihat gambar deklarasi Balfour) malah diberikan pada Hussain bin Ali yang membangun negara Jordan disana, sebagai gantinya Yahudi mendapat wilayah yang jauh lebih kecil. Itupun masih tidak disetujui bangsa Arab (terutama raja Jordan) yang menginginkan seluruh wilayah palestina berada dibawah kekuasaannya. Lihat gambar Palestina yg diberikan pada Israel setelah Trans Jordan diberikan pada Hussain bin Ali

13666281331603578507
Trans jordan dan Palestina foto mythandfact.org

Untuk mengatasi konflik yang terjadi di Palestina, akhirnya Inggris menyerahkan masalah Palestina ini pada PBB lalu tahun 1947 PBB membagi 2 wilayah Palestina untuk Yahudi dan Arab. Akhirnya setelah diputuskan oleh pemunggutan suara di PBB, pada 14 Mei 1948 Israel mendirikan negara di wilayah Palestina itu.

Tidak hanya menyoroti kesalahan Inggris, buku ini juga mengupas kesalahan bangsa Yahudi, Arab, berbagai perang yang terjadi di Palestina dan konflik lainnya sehingga pembaca bisa menilai apa yang sesungguhnya terjadi disana.

Dalam buku ini juga digambarkan sepak terjang Yahudi dalam mewujudkan impiannya itu sangat rapi, gesit dan terorganisir sehingga Arab selalu kalah beberapa langkah dalam urusan diplomasi. Selain kepiawaian diplomasi kekuatan Ekonomi sebagian warga Yahudi mendukung terwujudnya impian mereka punya tanah air, misalnya pada tahun 1919 -1936 Yahudi sudah menginvestasikan uang sebesar USD 400 juta terutama untuk membeli tanah-tanah di Palestina dari orang Arab. Tahun 1922, warga Yahudi menguasai 594,000 dunnums (1 Dunum = ¼ Acre) tahun 1939 mekar jadi 1,533,000 Dunums.

1366628199484020985
Partisi Israel dan Palestina oleh PBB 1947 foto pinterest.com

Ketika bangsa Yahudi diberbagai negara bersatu padu membangun impiannya mewujudkan 1 negara disisi lain bangsa Arab sibuk berebut wilayah dan kekuasaan, Arab sudah terpecah-pecah akibatnya ketika negara-negara Arab menyerang Israel yang baru berdiri 1 hari (israel diserang 15 Mei 1948), Israel mampu mengalahkan mereka dalam perang yang berlangsung sekitar 9 bulan.  Kekalahan koalisi negara Arab itu memicu terjadi pengungsi Palestina yang jumlahnya sekitar 500 - 750ribu tapi masalah itu tidak beres hingga saat ini malah pengungsi itu jadi berkembang biak dan saat ini diperkirakan ada 5 juta orang pengungsi.

Disisi lain akibat perang itu, sekitar 600-850 ribu warga Yahudi dari berbagai wilayah Arab diusir sehingga tercipta gelombang pengungsi Yahudi ke wilayah Palestina. Kenapa masalah pengungsi Yahudi ini bisa terselesaikan dengan cepat sementara para pengungsi Palestina terkatung-katung? Karena Israel menerima para pengungsi itu dan menyediakan berbagai fasilitas di Israel. Sementara ratusan ribu pengungsi Palestina ditolak oleh negara-negara Arab disekitarnya hanya sedikit sekali yang diterima padahal wilayah negara-negara Arab itu sangat luas, akibatnya mereka beranak pinak di kamp-kamp pengungsian dan memicu konflik lain yang semakin memanas antara Israel dan Arab.

Dampak dari perang itu juga wilayah Israel jadi membesar 60% dari yang diberikan oleh PBB pada tahun 1947. Sebagian besar karena ditinggalkan para pengungsi Arab. Ketika perang usai Israel didesak PBB untuk menerima kembali para pengungsi itu tapi Israel menolak alasannya karena mereka juga menghadapi masalah para pengungsi Yahudi yang diusir oleh bangsa Arab.

Banyak yang dibahas dibuku itu tidak mungkin dibahas satu persatu ditulisan ini, karena terlalu panjang. Menurut saya buku ini bagus dan bermutu untuk bahan referensi. Tidak ada salahnya kita membaca dari berbagai sumber untuk menambah wawasan.

*Referensi : 1234567 dan berbagai sumber yg tertera di  gambar dan foto

Baca Artikel lain:
Konflik Palestina Ditinjau Dari Sejarah I
Konflik Palestina Ditinjau dari Sejarah II


Sumber
Ansara http://media.kompasiana.com/buku/2013/04/22/benarkah-israel-mencaplok-palestina-549252.html

Konflik Palestina Ditinjau dari Sejarah I

Tak ada satupun bangsa di dunia ini yang punya sejarah unik seperti Israel karena banyak nabi lahir di Israel hingga bangsa ini dijuluki bangsa pilihan Tuhan. Tapi bangsa ini kerap dijajah oleh bangsa lain, jadi korban diskriminasi, dikucilkan, diusir hingga dimusnahkan. Bahkan konflik yang terjadi di Palestina, sebagian besar masyarakat didunia  cenderung mengutuk Israel dan membela Palestina.

Melihat fakta itu, pernahkah kita mencoba menelusuri sejarah awal konflik tersebut? mungkin jika dilihat dari sisi sejarah akan terungkap apa yang sebenarnya terjadi di Palestina. Sebelum membahas konflik Israel dan Palestina ada baiknya melihat sekilas sejarah masa lalu kedua bangsa itu.

Sejarah Singkat Israel, Judah dan Yahudi 

Nabi Ibrahim punya 2 istri yaitu Hagar dan Sarah. Dari Hagar punya anak Ismail dan keturunan nabi Ismail inilah yang tinggal dan menyebar di Arab sementara dari Sarah punya anak yaitu Ishak yang punya anak Jakob dan Esau. Nabi Jacob (Yakub) punya 12 anak yaitu: Reuben, Simeon, Levi, Judah, Dan, Naptali, Gad, Asher, Issachar, Zebulon, Joseph (nabi Yusuf) dan Benyamin, mereka inilah 12 suku yang menjadi nenek moyang bangsa Israel.


12 keturunan nabi Yakub sumber www. catholic.resources.org

Pada tahun 1050 SM (sebelum Masehi) 12 suku itu beserta seluruh keturunanya berkembang biak diwilayah Canaan (yang sekarang dikenal sebagai Palestina) sehingga menjadi bangsa yang kuat dan membangun kerajaan Israel. Raja pertama kerajaan Israel adalah Saul yang berasal dari suku Benyamin. Kejayaan kerajaan Israel berlanjut hingga masa Daud dan Sulaiman (keduanya raja sekaligus nabi).

Ketika  Sulaiman wafat mulailah terjadi perpecahan diantara ke 12 suku tersebut karena sebagian tidak setuju dengan pengganti Sulaiman. Akhirnya kerajaan Israel raya terpecah jadi 2 yaitu kerajaan Judah disebelah selatan dengan ibukotanya Jerusalem dan disebelah utara kerajaan Israel. 2 suku yaitu Judah dan Benyamin pro kerajaan Judah dan 10 suku pro kerajaan Israel. Keturunan dari suku Judah dan Benyamin ini menjadi bangsa Judah atau Yehuda (Yahudi).

Pada tahun 722 SM bangsa Assiria menyerang kerajaan Israel bangsa Israel dibantai dan sebagian lagi keluar dari Israel hingga musnahlah 10 suku yang dulu pro kerajaan Israel. 10 suku Israel yang berhasil selamat hingga saat ini keberadaannya masih menjadi misteri. Sementara kerajaan Judah mampu bertahan dari serangan itu hingga 135 tahun lamanya sampai suatu saat Babilonia menyerang kerajaan itu pada tahun 586 SM dan mengusir bangsa Yahudi keluar dari Jerusalem.

Sekitar tahun 515 SM dimasa pemerintahan Raja Persia, Cyrus dan Darius bangsa Yahudi diizinkan kembali ke Jerusalem. Selama 200 tahun bangsa Yahudi membangun kembali Jerusalem. Pada tahun 333 SM, Alexander The Great menjajah Palestina dan Meacedonia tapi bangsa Yahudi dibiarkan hidup damai di wilayah itu.

13536495091383626483
Kerajaan Israel terpecah jadi 2 yaitu Israel dan Judah foto www.faculty.cataba.edu

Pada Tahun 165 SM bangsa Yahudi dibawah pimpinan Judah Maccabee melakukan revolusi yang dikenal dengan sebutan Maccabean Revolt yang berakhir sukses ditahun 163 SM. Untuk pertama kalinya setelah berabad-abad dijajah bangsa lain, bangsa Yahudi mengenyam kemerdekaan dan membangun kembali Israel. Pada saat itu wilayah Israel jauh lebih besar dari negara Israel saat ini. Mereka menguasai wilayah yang saat ini dikenal dengan nama dataran tinggi Golan, Gaza dan West Bank,wilayah yang menjadi konflik utama Israel dan Arab. Sejarah lengkap lihat disini ► Maccabees

Setelah 100 tahun merdeka, Israel dikuasai oleh kerajaan Romawi lalu oleh Bizantium, Arab, Otoman Turki dan Inggris Raya. Hingga akhirnya tahun 1948 bangsa Yahudi memproklamirkan kemerdekaan dan mendirikan negara Israel.

Sejarah Singkat Palestina

Palestina berasal dari terjemahan bahasa Hebrew Pelesheth atau dalam bahasa Yunani disebut Philistine bangsa Romawi menyebutnya Palastina. Kata itu ditemukan dalam catatan filsuf Yunani bernama Herodotus pada tahun 450SM. Philistine adalah area yang terbentang disebelah selatan Canaan berbatasan dengan lautan Aegean dan kepulauan Yunani.  Wilayah didekat Gaza dulu bernama Philistia atau rumah para Philistine.

Bangsa Philistine asli adalah para pelaut Eropa yang berasal dari Yunani. Ribuan tahun lalu ketika Israel menguasai wilayah Canaan dan sekitarnya bangsa Philistine adalah musuh bangsa Israel. Pada saat itu Philistine adalah bangsa yang kuat hingga akhirnya bisa ditaklukan oleh Daud (yang saat itu belum menjadi nabi dan raja), kekalahan Philistine terjadi ketika Daud berhasil mengalahkan Goliath yang konon bertubuh raksasa dan Goliath adalah bangsa Philistine yang berasal dari kota Gath diwilayah Philistia. Ketika Babilonia menaklukan kerajaan Israel dan menjajah Israel, suku bangsa asli Canaan dan Philistine akhirnya musnah.

13536521841327833894
Wilayah Philistia tempa bangsa Philistine foto www.faithcrc.net

Ketika kerajaan Romawi menguasai Israel, Hadrian penguasa Roma saat itu, melebur wilayah Samria, Judea, Galilea dan Idumea dalam satu propinsi yang disebut Syria Palaestina atau Palastina dan mengganti nama Jerusalem menjadi Aelia Capitolina. Hadrian mengubah nama Israel menjadi Palastina karena dia membenci bangsa Yahudi yang sering melakukan pemberontakan.

Hadrian bermaksud melenyapkan Israel dan Yahudi dari sejarah. Ketika dia mengetahui bahwa bangsa Philistine adalah musuh bangsa Israel, Hadrian sengaja memakai kata Palastina untuk menyakiti hati kaum Yahudi. Pada tahun 330-638 Kerajaan Byzantium menguasai Palastina yang pada saat itu wilayahnya jauh lebih besar dari palestina saat ini.

Pada tahun 638 kerajaan Arab menguasai Palestina selama 461 tahun. Pada tahun 1099 The Crusader menguasai Palestina tapi pada tahun 1244 Arab kembali mengambil alih Palestina selama 250 tahun. Selama total sekitar 800 tahun menguasai Palestina Arab menjadi bangsa mayoritas di Palestina disamping bangsa Yahudi.

Pada tahun 1500 kerajaan Ottoman Turki menyerang kerajaan Arab dan menguasai Palestina selama lebih dari 400 tahun, untuk pertama kali dalam sejarah bangsa Arab dan Yahudi bersama-sama menjadi korban penjajahan bangsa lain. Pada tahun 1917 Inggris mengalahkan Turki dan menguasai Palestina hingga tahun 1948.

Kesimpulan

Dari sejarah singkat Israel dan Palestina, kita mengetahui salah satu alasan kenapa bangsa Yahudi berkeras menginginkan Palestina karena bangsa itu sudah menempati Palestina sejak sekitar 3300 tahun dan bangsa Israel tidak 100% musnah masih ada 2 suku yang tersisa (Benyamin dan Judah) yang kemudian menjadi bangsa yahudi.

Ketika terjadi diaspora sebagian kecil  bangsa Yahudi tetap tinggal dan beranak pinak di Palestina sementara bangsa asli Palestina sudah lama punah dan bangsa Palestina asli bukan bangsa Arab tetapi bangsa Yunani yang menempati wilayah Philistia (Gaza). Penguasa Roma akhirnya mengubah nama Israel menjadi Palastina. (bersambung >  Konflik Palestina Ditinjau Dari Sejarah II )

*Referensi : 1, 2, 3, 4, 567 dan berbagai sumber yg tertera di  gambar dan foto

Baca Artikel lain:
Benarkah Israel Menjajah Palestina?
Dampak Penolakan Arab Terhadap Resolusi PBB 1947
Benarkah Askhenazi Bukan Yahudi Asli Keturunan Israel?



Sumber :
Ansara http://sejarah.kompasiana.com/2012/11/24/apakah-konflik-israel-dan-palestina-salah-inggris-505415.html

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More