Sabtu, 14 September 2013

"Sapaan Saya Tidak Dibalas.."


Kebiasaan saya hampir tiap hari adalah menyapa kawan yang berulang tahun dengan memberikannya ucapan.
Bisa secara langsung, telepon, chating online, atau media sosial.
Dua terakhir tersebut lebih hemat karena biaya yang dikeluarkan hanyalah koneksi internet.
Dengan chating online (bbm, line, whatsapp, kakaotalk, dll) dan media sosial (inbox fb dll), setiap pesan yang dikirim akan ketahuan telah dibaca atau tidak.

Ini yang bikin gondok, kesal, dan sedikit kecewa,
ada beberapa kawan yang hanya membaca pesan tersebut tanpa membalas.
Setidaknya bilang : thanks, ok, mksh dan kata-kata singkat lainnya tidak berat bila memang terlalu sibuk.
Tapi mereka memilih untuk hanya melihat, membaca dan tidak menanggapi.
Tidak ada apresiasi sama sekali.
Seolah-olah tidak menghargai ucapan yang saya berikan.

Hmm....
Gondok, kesal, kecewa, sakit hati itu hanya pertanda bahwa apa yang saya lakukan tidak ikhlas.
Saya masih mengharapkan pamrih dari "hal baik" yang saya lakukan.
Saya masih terikat dalam perasaan egosentris, masih butuh "diperhatikan", manja, seperti anak kecil yang mau belajar bila diiming-imingi hadiah dari orang tuanya.
Dan akibatnya, hal baik tersebut tidak bermanfaat sama sekali, selain memuaskan ego saya untuk mendapatkan perhatian yang sama dari orang yang saya beri ucapan.

Bila Anda ingin melakukan hal baik untuk orang lain, lakukanlah..!
Bukan karena Anda ingin mendapat balasan, pamrih atau lebih-lebih PAHALA.
Lakukan karena memang Anda ingin melakukannya.
Lakukan karena Anda adalah orang baik.
Lakukan karena Anda memang senang melakukannya dan menikmatinya.
Dan rasakan kepuasannya seperti Anda rela membuang uang untuk orang yang Anda cintai demi meilhatnya bahagia. (LBP)

Salam anget.



0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah sudi mampir ke blog saya.
Silakan meninggalkan komentar Anda di bawah ini.

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More