Selasa, 09 Oktober 2012

Bagaimana Cara Mengatasi Ketakutan Akan Hantu?

Sewaktu kecil saya punya hobi yang tidak lazim untuk anak seusia saya,
saya hobi nonton film horor.
Ketika teman-teman saya asyik "berjudi" dengan main kelereng,
saya memilih menonton film horor.
Ketika teman-teman saya ketakutan dengan urban legend,
saya malah menjadi biang kerok yang menakut-nakuti mereka.
Bukan karena saya pemberani, tapi kecil-kecil otak saya terlalu rasional.
Ah, mana mungkin ada hantu, begitu pikir saya.

Sekarang hobi saya sudah berubah.
Tidak lagi suka menonton film horor.
Bagi saya itu tidak sekadar hiburan tapi lebih pada pembodohan.
Itu menurut saya, menurut Anda mungkin berbeda.
Yang tidak berubah adalah saya tetap tidak takut dengan hantu dan sejenisnya.
Bukan takabur, tapi lagi-lagi otak saya terlalu rasional.
Ah, hantu kan hanya ada di film, begitu pikir saya.

Itu menurut saya, menurut Anda mungkin berbeda.
Anda bisa berpendapat bahwa hantu itu ada dan bisa menakuti manusia.
Anda juga bisa melihat bahwa banyak teman dan orang di sekitar Anda yang masih saja takut dengan hantu.

Setiap tempat, kota, negara, memiliki cerita hantunya sendiri-sendiri.
Kadangkala sama, tetapi lebih sering berbeda.
Perbedaan itu terjadi karena manusia punya cara pandang sendiri terhadap ketakutan.

Penyebab munculnya ketakutan terhadap hantu adalah takut akan bayangan dan sugesti yang tertanam dalam pikiran selama ini,
yang selalu dicekoki oleh para orang tua dan lingkungan yang memelihara cerita hantu tersebut,
bahwa hantu itu buruk rupa dan berusaha melukai manusia.

Buatlah bayangan dan sugesti hantu Anda sendiri.
Ciptakanlah wujud hantu yang cantik, tampan, baik hati dan tidak sombong dalam pikiran Anda,
seperti Anda memproyeksikan wujud malaikat pelindung,
seperti Anda mempersonifikasikan hewan piaraan,
atau bahkan mungkin sebagai sosok lemah yang tidak berarti untuk Anda hadapi.
Maka Anda tidak akan takut lagi dengan hantu.

Hantu dan setan terburuk hanya ada dalam pikiran Anda. (LBP)

Salam anget.



0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah sudi mampir ke blog saya.
Silakan meninggalkan komentar Anda di bawah ini.

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More