Minggu, 22 Januari 2012

Seratus Kali Saya Telah Putus Cinta

Seratus kali saya telah merasakan yang namanya pacaran.
Seratus kali saya telah merasakan jatuh cinta.
Seratus kali saya telah mengenal seratus wanita yang berbeda.
Dan seratus kali pula saya telah merasakan betapa pahitnya putus cinta.

Ketika hitungan yang ke seratus satu akan tiba,
muncul keraguan dalam hati hati saya,
apakah perlu saya berpacaran satu kali lagi?
apakah perlu saya mengenal dan meraskan satu wanita lagi?
apakah mungkin saya perlu merasakan putus cinta lagi?

Seratus kali putus cinta itu tidak menyenangkan.
Semakin tidak menyenangkan bila ditambah satu kali lagi putus cinta.
Tapi saya tidak akan pernah tahu betapa nikmatnya bercinta bila tidak pernah putus cinta.

Baiklah......
Saya rela putus cinta lagi asalkan saya boleh bercinta .....lagi.

Maukah Anda merasakan putus cinta..? lagi..?
Manusia hanya hidup sekali,
tapi Anda harus merasakan cinta dan putusnya bekali-kali......
Tanpa itu Anda tidak akan tahu betapa nikmatnya bercinta..(LBP)

Salam anget.

1 komentar:

Menilik posting tsb..
Kokk spt manusia yg tak pny pendirian..akan arti sebuah percintaan...tak tegas...tak konsekwuen....
Spt manusia petualang cinta.

Yg hny mementingkan ego..
Gmn ini...bgm menurut pendapat sodara leo....
Salkonplek...
:)

Posting Komentar

Terima kasih telah sudi mampir ke blog saya.
Silakan meninggalkan komentar Anda di bawah ini.

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More