Tarot versi Gilded

maka blog ini diberi judul tarot & art. The Gilded Tarot is a digitally drawn and visually sumptous Rider-Waite style tarot from the talented Ciro Marchetti. The 78 card deck is available from Llewellyn as well as in a handmade edition.

Rider-Waite Tarot

The Rider-Waite Tarot is a classic Tarot deck, perhaps the most well-known in the Western world. It is often called the first modern Tarot deck, as the cards drawn by Pamela Colman-Smith and commissioned by Waite were the first to use detailed pictures on the minor arcana cards

A Night Watch

Rembrandt van Rijn

Seni Meracik minuman keras

Para Bartender wanita sedang beradu keahlian meramu koktail

Di Lorong Ku Menatap

Yang ini jelas foto profil saya to

Rabu, 07 Juli 2010

Bagaimana Menggunakan Setumpuk Dek Tarot

Cara Menggunakan Tarot

Ada banyak cara menggunakan Kartu Tarot. Saya hanya menyebutkan dua cara yang paling sering saya gunakan untuk keperluan kepraktisan pembacaan.

1. Cara pertama
Klien mengocok kartu sambil berkonsentrasi dengan pertanyaannya. Dalam keadaan yang tenang dan rileks sangat dianjurkan. Kartu diletakkan dengan muka menghadap ke bawah. Kemudian didopotong menjadi beberapa bagian dengan tangan kiri lalu menyatukannya lagi menjadi satu tumpukan. Si pembaca dapat mulai membaca kartu dari tumpukan teratas ke tumpukan berikut di bawahnya.

2. Cara kedua
Si pembaca mengocok kartu dengan konsentrasi. Kemudian menebarkan kartu tersebut dengan muka kartu menghadap ke bawah. Klien mengajukan pertanyaan lalu mengambil kartu satu persatu tanpa dibuka dengan tangan kiri dan mengumpulkannya menjadi satu tumpukan. Jumlah kartu yang diambil sesuai kebutuhan si Pembaca. Setelah itu Si Pembaca mulai membaca kartu dari tumpukan paling bawah yang di ambil klien ke tumpukan atasnya (kartu pertama yang diambil klien adalah kartu yang paling bawah).

Cara kedua sangat saya anjurkan untuk menghindari kerusakan kartu akibat banyak dikocok atau disentuh klien yang berbeda-beda.

Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul dalam pikiran Pembaca

Banyak Dek Tarot dijual di pasaran. Mana yang sebaiknya dipilih/dibeli?
Semua Dek Tarot itu sama saja. Cara membacanya pun sama. Yang membedakannya hanya ilustrasi tiap kartu. Tapi untuk pemula disarankan untuk memakai Dek Tarot Rider Waite karena makna utama tiap kartu diilustrasikan dengan jelas sekali dan komunikatif termasuk pada Arkana Minornya, ini dapat memudahkan mengingat arti setiap kartu. Dapat juga dipilih Dek Tarot sesuai dengan karakter masing-masing pembaca. Misalnya orang yang dinamis dan sering mobile bisa memilih Pocket Tarot terbitan Lo Scarabeo.

Apakah kita bisa menggunakan Tarot dengan Arkana Mayor atau Minor saja?
Bisa. Pembaca bisa saja menggunakan kartu remi sebagai pengganti Arkana Minor tanpa menyertakan Arkana Mayornya. Atau pembaca dapat saja menggunkan Arkana Minor (biasanya kartu Tarot hadiah dari majalah hanya berisikan Arkana Mayor). Ini tidak berpengaruh dalam pembacaan. Tapi alangkah baiknya bila kita menggunakan Tarot lengkap 78 kartu dengan Arkana Mayor dan Arkana Minornya. Pembacaan Tarot dengan kartu tidak lengkap sama halnya seperti kita bermain gitar dengan senar yang kurang atau memasak dengan bumbu yang terbatas, akan menghasilkan suara dan masakan yang rasanya seadanya.

Mengapa harus menggunakan tangan kiri?
Tidak diharuskan, tapi disarankan. Ini hanya masalah tradisi. Tangan kanan biasa dipakai untuk bersalaman sehingga banyak bersentuhan dengan orang dengan segala energi dan intervensinya. Sedangkan tangan kiri biasa dipakai untuk konsumsi pribadi. Tidak terkecuali orang kidal yang bersalaman dengan tangan kanan. Diharapkan dengan menggunakan tangan kiri, dapat diminimalisir intervensi energi orang lain dalam pengambilan kartu.(LBP)


Salam Anget

Apakah perlu kita meangartikan kartu yang terbalik?
Beberapa Pembaca Tarot mengartikan pula kartu yang terbalik sebagai arti lawan dari kartu yang tegak, sebagian lagi tidak. Saya termasuk yang tidak mengartikan kartu yang terbalik. Setiap kartu mempunyai makna yang dalam. Ke 78 kartu Tarot mengandung makna positif dan negatif yang seimbang. Jadi tidak perlu kita menyusahkan diri kita untuk repot-repot mengartikan kartu yang terbalik.

Bagaimana Kartu Tarot Bekerja ?

Cara Kerja Tarot

Orang bertanya, bagaimana sebenarnya Tarot bekerja. Bagaimana mungkin setumpuk kartu yang dikocok dan ditebarkan dapat menjawab dan menjelaskan permasalahan. Apakah ada unsur magic di sana? Apakah ada kekuatan supranatural di sana? Sekali lagi saya tegaskan bahwa pembacaan Tarot adalah murni logik.

Untuk memudahkan penjelasan, saya menganalogikan Tarot dengan kuisioner yang biasa dipakai orang HRD atau Psikolog dalam menerima karyawan. Selain wawancara, biasanya para calon karyawan menjalani Psiko test yang berisi pertanyaan psikologi untuk mengukur kecerdasan dan kemampuan mereka bekerja. Pertanyaan yang sama, bagaimana mungkin seorang HRD atau Psikolog mengambil kesimpulan bahwa si A rajin dan cocok bekerja di bawah tekanan sedangkan si B malas dan cenderumg tidak jujur?

Kalau pertayaan itu ditujukan kepada HRD atau Psikolog , mereka akan menjawab kesimpulan itu didapat dari hasil kuisioner tersebut. Ada cara menghitung dan menyimpulkan sedemikian rupa sehingga dari hasil jawaban para calon karyawan itu dapat diperkirakan bagaimana karakter mereka dan apakah mereka layak diterima atau tidak.

Sama halnya dengan tarot. Dari hasil kartu yang diambil klien, kita menghitung dan menyimpulkan sedemikian rupa sehingga kita bisa tahu kira-kira bagaimana jalan keluar yang harus diambil klien kita.(LBP)

Salam Anget

Mari Berkenalan dengan Tarot (2)

Arkana Minor
Bagian ini merupakan penjelasan dan pendukung dari Arkana Mayor. Mempunyai makna tentang perilaku sehari-hari dan kelas sosial manusia. Berjumlah 56 kartu dan dibagi dalam 4 bagian lambang. Pada perkembangannya, Arkana Mayor ini juga dikenal orang sebagai kartu Remi/Bridge dengan mengurangkan 4 kartu page/knave/princess menjadi 52 kartu. Lambang itu adalah sebagai berikut:

1. Wand atau Tongkat Sihir.
Unsur : Api
Kartu Remi : Sekop atau Waru
Kelas sosial : Kaum pekerja, buruh dan tani

2. Pentacles atau Koin
Unsur : Tanah/ Bumi
Kartu Remi : Wajik atau Diamond
Kelas sosial : Pedagang

3. Sword atau Pedang
Unsur : Udara/Angin
Kartu Remi : Semanggi atau Kriting
Kelas sosial : Kaum bangsawan, tentara, orang pemerintahan, aparat

4. Cup atau Chalices atau Piala
Unsur : Air
Kartu Remi : Hati
Kelas sosial : Kaum rohaniwan, paranormal, orang spiritual


Beberapa terbitan tarot kadang-kadang menggunakan penamaan yang berbeda pada lambang tersebut. Penamaan yang sering digunakan adalah Wand, Pentacles, Sword dan Cup. Saya sengaja memberikan penamaan padanan agar pembaca bisa dengan mudah menyesuaikannya dengan dek tarot nya masing-masing. (LBP)

Salam Anget

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More